"Jumlah pelajar milenial di Indonesia ini sangat mendominasi jumlahnya dan potensial guna mendukung investasi lembaga keuangan. "Mari kita masifkan pekerjaan keroyokan ini, sehingga target 88 persen pelajar dapat membuka rekening,"imbuhnya.
Kepala OJK Regional IV Jatim Giri Tribroto mengajak untuk meningkatkan sinergitas dan kolaboratif Pemkab Jombang, OJK dan masyarakat dalam mendukung suksesnya Program Kejar.
Sementara itu, Senen S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menyampaikan bahwa di Kabupaten Jombang gerakan menabung ini sudah dimulai sejak PAUD. "Dari 131. 572 anak PAUD, yang sudah memiliki rekening 67.063 anak.
" Dengan menabung sejak dini akan membentuk karakter anak untuk dapat belajar mandiri mengelola uang. Program ini akan berjalan dengan baik apabila ada dukungan semua pihak, termasuk orang tua,"paparnya.
Pada kegiatan tersebut juga ditandai dengan Pembukaan 1000 rekening Tabungan Pelajar/Santri secara simbolis.
Hadir pada kegiatan tersebut Dr. Erdiriyo, S.E, M.M dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI; Kepala Biro Perencanaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Evita Mantovani, SE, MM; Kepala OJK Regional IV Jatim Giri Tribroto; Akhmad Jazuli Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur; Pimpinan BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah dan Bank Jombang; Para Kepala OPD terkait termasuk Senen S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang; Pimpinan Pondok Pesantren dan ratusan pelajar/santri tingkat SMP/ MTs.***