Lindungi Pengguna Remaja: Inilah 5 Upaya yang Dilakukan TikTok

photo author
- Jumat, 19 Mei 2023 | 19:30 WIB
TikTok lakukan upaya untuk melindungi pengguna remaja (Pinterest )
TikTok lakukan upaya untuk melindungi pengguna remaja (Pinterest )

 

MOCOSIK.COM - Di tengah perkembangan teknologi informasi yang positif, tantangan keamanan bagi remaja menjadi perhatian semua pihak.

Salah satu platform media sosial yang banyak digunakan oleh remaja, TikTok, memiliki potensi menjadi tempat terjadinya tantangan tersebut.

Namun, perusahaan ini berupaya keras untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada pengguna remaja melalui lima upaya yang dilakukan.

Baca Juga: Pasti Gak Nyangka, Ada Aplikasi Pengunduh Video Tiktok Aman dan Mudah! Cek TIKMATE Sekarang!

1. Batasan Usia dan Verifikasi

Di Indonesia, TikTok telah menerapkan batasan usia minimal 14 tahun untuk dapat membuat akun. Namun, pengguna remaja hanya dapat mengakses fitur-fitur yang sesuai dengan usia mereka. Tim moderasi di TikTok melakukan verifikasi untuk memastikan bahwa pengguna menginput usia yang sebenarnya. Jika terbukti ada pengguna yang memalsukan usia, akun mereka akan otomatis terblokir jika usia mereka di bawah batas minimum.

2. Privasi Akun dan Level Konten

Pengguna remaja di TikTok memiliki level konten dan privasi akun yang berbeda dari pengguna lainnya. Level konten ini berfungsi untuk menyortir konten yang tidak sesuai dengan usia remaja. TikTok menggunakan pengaturan privasi secara default yang membatasi akses, dan juga mengatur agar konten yang dibuat oleh pengguna remaja tidak muncul di deretan konten populer. Selain itu, TikTok menetapkan usia minimal 16 tahun untuk penggunaan fitur pesan langsung (direct message) dan usia minimal 18 tahun untuk menggunakan fitur siaran langsung (LIVE), mengirim hadiah kepada kreator selama siaran langsung, atau menggunakan fitur monetisasi.

3. Panduan Komunitas Terbaru

TikTok secara rutin memperbarui Panduan Komunitas mereka seiring perkembangan perilaku pengguna. Pada tanggal 21 April 2023, TikTok merilis Panduan Komunitas terbaru yang mengandung prinsip-prinsip yang lebih menyeluruh untuk melindungi pengguna, terutama remaja berusia 14 tahun ke atas. Pembaruan ini termasuk penambahan kata "suku" sebagai upaya melindungi pengguna dari ujaran dan perilaku kebencian serta perundungan daring.

4. Fitur Parental Control

Meskipun TikTok telah menyediakan serangkaian fitur keamanan, peran orang tua tetap penting dalam membatasi penggunaan aplikasi ini oleh anak-anak mereka. TikTok meluncurkan fitur Family Pairing yang diperbarui pada bulan Maret lalu. Fitur ini memungkinkan orang tua dan keluarga untuk terlibat dalam mendampingi remaja dalam menggunakan TikTok. Dengan Family Pairing, orang tua dapat menjaga keamanan anak-anak mereka melalui tiga fitur, yaitu batasan waktu penggunaan harian, dasbor waktu penggunaan untuk melihat ringkasan total waktu yang digunakan untuk mengakses TikTok, serta pengaturan jadwal untuk mematikan notifikasi di akun remaja tersebut.

5. Laporan Penegakan

TikTok secara berkala menginformasikan laporan penegakan panduan komunitas yang diterbitkan setiap kuartal. Selama tahun 2022, TikTok telah menghapus total 32.051.665 video yang melanggar ketentuan di Indonesia. Hal ini dilakukan sebagai bentuk transparansi kepada komunitas pengguna TikTok dan sebagai upaya untuk menegakkan aturan-aturan di platform tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Samsudin Yahya

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Fitur Live TikTok Mendadak Dihapus, Ini Penjelasannya

Minggu, 31 Agustus 2025 | 09:58 WIB
X