Tren gambar Ghibli yang dihasilkan AI di ChatGPT kembali memunculkan perdebatan tentang hak cipta.
Di Jepang, hukum memperbolehkan karya seni digunakan untuk melatih AI guna mendukung inovasi teknologi.
Baca Juga: Keluarga Vadel Badjideh Resmi Cabut Kuasa Razman Arif Nasution: Malah Sibuk Memperkeruh Suasana
Namun, banyak ahli hukum berpendapat bahwa jika hasil gambar AI terlalu mirip dengan karya asli yang telah memiliki hak cipta, maka ini bisa dianggap sebagai pelanggaran.
Bagi Miyazaki, tren ini bukan sekadar masalah hukum, tetapi juga tentang bagaimana AI dapat menggerus nilai seni itu sendiri.
Sebagai seorang seniman yang telah menghabiskan puluhan tahun menciptakan animasi penuh jiwa, Miyazaki menegaskan bahwa teknologi seperti AI tidak akan bisa menggantikan kreativitas manusia.***
Artikel Terkait
Diserang Ahmad Dhani, Ariel NOAH Mengaku Ingin Mempermudah Musisi Menyanyikan Lagunya
Batuk Terus Sampai Dilarikan ke Rumah Sakit karena Makan Makanan Manis Selama Buber, Mpok Atiek: Inget Umur
Belajar dari Mpok Atiek, Ini Risiko Kesehatan karena Terlalu Banyak Makan Makanan Manis saat Buka Puasa
Polemik dengan Ariel NOAH Tak Kunjung Usai, Ahmad Dhani Singgung tentang Nyolong dan Ngembat
Ruben Onsu Mualaf, Ramalan Denny Darko tentang Kedekatan dengan Desy Ratnasari tentang Beda Agama Diungkap