Menelusuri Sejarah Majapahit di Wisata Monumen Trowulan Mojokerto

photo author
- Senin, 24 April 2023 | 11:30 WIB
Budha Tidur, salah satu wisata Monumen Trowulan (Instagram @travellerscouple.id)
Budha Tidur, salah satu wisata Monumen Trowulan (Instagram @travellerscouple.id)

 

MOCOSIK.COM - Jawa Timur memiliki sejarah panjang dan budaya yang kaya. Salah satu era paling terkenal di wilayah ini adalah Kerajaan Majapahit.

Bagi yang tertarik dengan sejarah dan arkeologi, salah satu destinasi wisata yang direkomendasikan adalah Wisata Monumen Trowulan.

Apakah ada tiket masuk untuk masuk ke Monumen Trowulan?
Ya, ada tiket masuk yang harus dibayar untuk masuk ke Monumen Trowulan. Harga tiket untuk dewasa adalah Rp30.000 dan untuk anak-anak adalah Rp15.000.

Baca Juga: Wisata Jogja Terbaru: Nikmati Keindahan dan Keramahan Kota Gudeg

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi situs bersejarah ini dan apa yang membuatnya menarik bagi para pengunjung.

1. Sejarah Monumen Trowulan

Monumen Trowulan dibangun pada tahun 1987 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto sebagai penghormatan kepada Kerajaan Majapahit.

Monumen ini dibangun di atas reruntuhan kota kuno Majapahit, yang ditemukan pada tahun 1979 oleh sekelompok arkeolog dari Universitas Kristen Petra Surabaya. Reruntuhan ini ditemukan di wilayah Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

2. Menikmati Wisata Sejarah

Monumen Trowulan menawarkan pengalaman wisata sejarah yang unik. Para pengunjung dapat menikmati koleksi artefak dan benda-benda bersejarah, seperti arca dan relief kuno, yang ditemukan di sekitar wilayah Trowulan.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat reruntuhan bangunan-bangunan penting dari Kerajaan Majapahit, seperti candi, pura, dan istana.

3. Menelusuri Kawasan Trowulan

Tidak hanya menawarkan situs bersejarah, Trowulan juga menawarkan pengalaman wisata yang menarik untuk menjelajahi wilayah ini. Ada banyak tempat menarik yang dapat dikunjungi di sekitar kawasan Trowulan, seperti Museum Majapahit, Candi Bajang Ratu, dan Taman Wiladatika.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Moh. Samsudin Yahya

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X