3. Kurang menjaga kebersihan tubuh
Tubuh yang tidak bersih, terlebih ketika selesai beraktivitas di luar ruangan, dapat memicu munculnya jerawat di punggung. Hal ini karena punggung merupakan area yang cenderung tertutup dan mudah berkeringat, sehingga rentan menjadi tempat bakteri untuk tumbuh.
Bakteri tersebut dapat menyumbat pori-pori kulit di punggung dan menjadi penyebab jerawat punggung.
4. Pakaian yang ketat
Sering menggunakan pakaian yang terlalu ketat juga bisa meningkatkan kelembapan di area punggung dan produksi keringat berlebih. Selain itu, pakaian ketat juga akan menimbulkan gesekan dengan kulit punggung, sehingga memicu munculnya jerawat punggung.
5. Stres
Stres juga bisa menjadi penyebab jerawat punggung. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa stres yang berlebihan bisa mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh, sehingga memperburuk kondisi jerawat yang sudah timbul.
6. Produk perawatan kulit yang tidak cocok
Penyebab jerawat punggung lainnya adalah penggunaan produk perawatan perawatan kulit yang tidak cocok, seperti lotion atau pelembap. Beberapa produk perawatan mengandung bahan yang dapat membuat menyumbat pori-pori dan memicu timbulnya jerawat, seperti minyak kelapa, lanolin, asam oleat, dan isopropyl myristate.
7. Genetik
Faktor genetik juga bisa memicu timbulnya jerawat di punggung. Orang yang memiliki riwayat keluarga dengan kulit sensitif atau mudah berjerawat lebih rentan mengalami hal yang serupa.
8. Efek samping obat-obatan tertentu
Penggunaan obat-obatan tertentu, seperti kortikosteroid, lithium, antikonvulsan, atau barbiturat, dapat menjadi salah satu faktor penyebab jerawat punggung. Efek samping tersebut berupa peningkatan produksi minyak di punggung yang bisa memicu timbulnya jerawat.
• Cara Mencegah Jerawat di Punggung
Meski tidak berbahaya, jerawat di punggung menimbulkan rasa tidak nyaman. Oleh karena itu, ada beberapa cara yang bisa diterapkan guna mencegah timbulnya jerawat di punggung, diantaranya adalah,