Hari Film Indonesia 2026: PARFI' 56 Serukan Penguatan Ekosistem, KOlaborasi Global dan Kesejahteraan Insan Film

photo author
- Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB
Hari Film Nasional yang jatuh setiap tanggal 30 Maret, Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI’56) menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan penguatan ekosistem perfilman tanah air (Elisabeth Fang)
Hari Film Nasional yang jatuh setiap tanggal 30 Maret, Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI’56) menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan penguatan ekosistem perfilman tanah air (Elisabeth Fang)

"Kami mendukung percepatan pembangunan bioskop di daerah-daerah yang belum terjangkau,"ucap Marcella.

Di balik gemerlap prestasi dan angka penonton yang tinggi, PARFI’56 juga menyoroti isu mendasar mengenai kesejahteraan para insan film, mulai dari aktor, kru, hingga pekerja kreatif lainnya.

"Kami mengingatkan pentingnya standarisasi kompetensi dan perlindungan hukum bagi para pekerja film. Saat ini, masih banyak talenta muda yang bekerja dengan kontrak yang tidak jelas dan upah yang belum layak. Melalui momentum Hari Film Nasional ini, kami mengajak seluruh ekosistem perfilman untuk menerapkan praktik ketenagakerjaan yang adil dan kondusif,"kata Marcella.

PARFI’56 juga mendorong peran Kementerian Ekonomi Kreatif untuk memastikan adanya data yang terintegrasi mengenai jumlah pekerja film dan standar upah yang baku, sehingga posisi aktor film jelas sebagai profesional dalam UU Ketenagakerjaan. 

Baca Juga: Series Sajadah Panjang: Sujud Dalam Doa dan Daftar Pemain yang Jadi Tayangan Ramadan 2023

Selain itu, juga diperlukan proteksi dan hak aktor ketika AI di industri film yang kelak menjadi mainstream

"Kami juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk lebih mencintai film Indonesia dengan menonton di bioskop dan bukan film bajakan. Mari kita jadikan Hari Film Nasional ini bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai titik tolak untuk berkolaborasi. Antara generasi, antara pemda dan pusat, serta antara pemerintah dan swasta. Kami percaya, dengan ekosistem yang kuat, infrastruktur yang merata, serta kesejahteraan insan film yang terjamin, Indonesia tidak hanya akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam industri film dunia,"tutup Marcella.

Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI’56) adalah organisasi profesi yang berperan sebagai wadah utama bagi aktor dan aktris Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak profesi, meningkatkan standar kualitas seni peran, serta membangun ekosistem perfilman nasional yang berkelanjutan.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Elisabeth Fang

Tags

X