khazanah

Kisah Perjalanan Menuju Raudhah, Mengurai Rindu pada Rasulullah di Taman Surga Part 2

Senin, 1 Juli 2024 | 10:00 WIB
Ilustrasi Kisah Perjalanan seorang muslim Menuju Raudhah, Mengurai rasa Rindu kepada Rasulullah akan di Taman Surga part 2 (kemenag.go.id)

MOCOSIK.COM - Berikut kisah perjalanan menuju Raudhah, mengurai Rindu pada Rasulullah di Taman Syurga Part 2.

Keesokan harinya, usai salat Subuh di Pelataran Nabawi, sambil terus shalawatan, tak lama kemudian kami didera rasa haus. Sejenak merapikan perangkat salat lalu berjalan memasuki masjid yang mulai berangsur lengang, untuk mengisi botol minuman dengan air zam zam.

Di pojok dekat barisan gallon zam-zam, ada seorang ibu duduk terpaku seorang diri di atas kursi roda. Sayup terdengar dia bertanya kepada siapapun yang melintas di depannya“Jalan ke Raudhah arahnya ke mana,”tanyanya.

Lalu, kami bertiga mendekati Ibu tersebut,“Ibu mau ke Raudhah? Mana pendamping ibu?”tanya kami berbarengan.

Baca Juga: 7 Manfaat Puasa yang Mungkin Belum Kamu Ketahui

"Saya tadi ke Masjid diantarkan suami. Tapi saya sudah pesan untuk tidak perlu dijemput, karena saya ingin sekali ke Raudhah. Sudah sejak lima hari lalu saya menunggu diajak ke Raudhah, tapi belum ada. Saya yakin banyak orang baik yang akan antarkan saya ke Raudhah,”jawabnya penuh harap.

"Siap, kami akan antar Ibu ke Raudhah sekarang,"jawab kami bertiga dengan yakin. Padahal kami sendiri pun belum tahu bagaimana caranya mengantarkan ibu ini ke Raudhah tanpa tasreh.

Pelan kami dorong kursi rodanya sambil sesekali mengajaknya ngobrol sedikt menanyakan identitasnya sebagai jemaah haji. Saat bertemu seorang“cleaning service”di depan salah satu pintu masjid, saya bertanya“Raudhah?”lalu dia menjawab dengan Bahasa Indonesia“Masuk pintu itu”.

Setelah itu, kami bergegas masuk, lancar, tidak ada hambatan, Cuma harus sedikit antri sebentar. Pikiran kami bertiga sama-sama berkecamuk, apakah ini cara Allah perkenankan kami menziarahi Rasulallah sembari melangitkan doa-doa.

Kami akhirnya berhasil masuk, kembali untuk memanjatkan doa-doa dan sejenak melepaskan bongkahan demi bongkahan rindu kepada Rasulullah lewat doa dan shalawat. Kabulkan lah doa kami, ya Rahman ya Rahim.***

Tags

Terkini

Hukum Jika Meninggalkan Sholat Jumat karena Pekerjaan

Minggu, 2 Februari 2025 | 06:00 WIB

10 Kata-Kata Motivasi Islami Penuh Makna Part

Jumat, 17 Januari 2025 | 20:00 WIB