Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, Dzat yang maha hidup, kekal abadi, dan terus menerus mengurus makhluk-Nya. Aku bertaubat kepada-Nya."
5. Dzikir Kalimat Tauhid
Akhirnya, bacalah dzikir kalimat Tauhid sebagai penutup doa dan dzikir setelah sholat subuh. Dzikir ini dapat mendatangkan syafaat baik selama Bulan Ramadhan:
لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ
Laaailaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.
Artinya: "Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Hanya milik-Nya segala kerajaan dan hanya milik-Nya segala puji. Dialah yang menghidupkan dan mematikan, dan Dialah yang Kuasa atas segala sesuatu."
Dengan mengamalkan doa dan dzikir di atas setiap hari setelah sholat subuh selama Bulan Ramadhan, semoga kita bisa meraih pahala yang melimpah dan mendekatkan diri kepada Allah S.W.T. Amalan-amalan tersebut akan menjadi ladang pahala bagi kita yang menjalani puasa selama 30 hari penuh di bulan yang suci ini.