Timses Paslon Sebut Akan Bubarkan BUMN dan Diganti Koperasi, Begini Tanggapan Erick Tohir

photo author
- Sabtu, 3 Februari 2024 | 22:28 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir menilai, bahwa pandangan timses salah satu paslon yang menyatakan akan membubarkan BUMN dan diganti dengan koperasi, sama saja dengan memunculkan pengangguran (Instagram @ericktohir)
Menteri BUMN, Erick Thohir menilai, bahwa pandangan timses salah satu paslon yang menyatakan akan membubarkan BUMN dan diganti dengan koperasi, sama saja dengan memunculkan pengangguran (Instagram @ericktohir)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM - Menteri BUMN, Erick Thohir menilai, bahwa pandangan timses salah satu paslon yang menyatakan akan membubarkan BUMN dan diganti dengan koperasi, sama saja dengan memunculkan pengangguran baru sebanyak 1,6 juta orang yang merupakan pegawai BUMN.

Menurutnya, selama puluhan tahun, para karyawan BUMN telah membuktikan diri sebagai agen perubahan dalam pembangunan ekonomi Indonesia yang pertumbuhannya mencapai 5%.

"Sungguh ironis pandangan seperti itu. Jika ingin dibubarkan dan diganti dengan koperasi, maka sama saja memunculkan pengangguran baru di saat semua orang butuh lapangan pekerjaan. Sangat tidak masuk akal. Apalagi, selama ini para karyawan BUMN sudah menunjukkan hasil kerjanya sebagai agen perubahan dalam menumbuhkan ekonomi Indonesia,"terang Erick Thohir di Jakarta, Sabtu(03/2/2024).

Baca Juga: Presiden Jokowi dan Erick Thohir Berikan Apresiasi Timnas Indonesia Rebut Poin Bersejarah di Piala Dunia U 17

Erick Thohir mengatakan, sederet sumbangsih BUMN sebagai agen perubahan dan pada tahun 2023, telah menghasilkan deviden terbesar dalam sejarah dari BUMN ke negara senilai Rp 82,1 triliun. Bahkan, telah menjadi pondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini.

"BUMN itu agent of change, atau tempat perubahan dengan munculnya banyak investasi awal seperti kereta api, airport, ataupun saat COVID dengan membagikan vaksin gratis kepada masyarakat. Yang jelas, jika dibubarkan maka 1,6 juta hilang pekerjaan, ditambah keluarganya, ini menurut saya isu yang tidak sehat,"kata Erick Thohir.

Selain itu, Erick Thohir juga memastikan, saat ini seluruh BUMN bekerja dengan baik dan penugasan-penugasan yang diberikan pemerintah sudah dilakukan dengan baik.

"Jika dinilai ada kekurangan, memang tidak ada yang sempurna. Tapi, kita lihat hasilnya hari ini sudah terbukti bagaimana BUMN itu bisa untung Rp 250 triliun. Tentunya sudah memberikan kontribusi besar, kepada negara yang dipakai untuk program-program yang sedang dilakukan pemerintah, seperti program kesehatan dan pangan,"tegas Menteri BUMN, Erick Thohir.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X