JOMBANG, MOCOSIK.COM - Awal bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah, Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Jombang mencatat terdapat 21 ekor sapi, yang terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Dari 21 ekor sapi tersebut merupakan hewan yang berasal luar kota, yang diperjualbelikan di sejumlah pasar tradisional. Ironisnya, dari temuan petugas bidang kesehatan hewan Dinas Peternakan Jombang, mendapati 21 sapi yang terpapar virus PMK. Bahkan, sebelumnya tidak menjalani isolasi dan langsung bercampur dengan sapi yang ada didalam kandang.
Namun demikian, upaya pengobatan langsung dilakukan para mantri dan dokter hewan dari Dinas Peternakan Jombang dengan memberikan vaksin PMK. Hasilnya, dalam tempo sepekan 21 ekor sapi tersebut saat ini sudah dinyatakan sembuh.
Sebagai catatan, bahwa kesembuhan tersebut kini menyamai angka zero kasus PMK seperti pada medio bulan Juli 2023 lalu.
"Alhamdulillah, sekarang saat menjelang lebaran sudah tidak ada lagi sapi, atau kambing dan domba yang terpapar PMK. Untuk 21 ekor sapi yang sempat terjangkit PMK, itu berasal dari luar Jombang yang diperjual-belikan di pasar-pasar hewan,"terang Agus Susilo Sugioto di ruang kerjanya, Kamis (28/03/2024) siang.
Baca Juga: Perumdam Tirta Kencana Jombang Gandeng BPKP Jatim Komitmen Wujudkan Good Corporate Governance
Mantan Kepala Satpol PP Jombang, ini menghimbau kepada para peternak dan penjual sapi, agar tidak terburu menjual hewan sebelum menjalani isolasi mandiri dan memisahkan sapi yang baru dibeli dari luar daerah dengan sapi yang ada di dalam kandang.
Agus Susilo Sugioto menyebut, minimal sapi yang berasal dari luar daerah wajib menjalani isolasi mandiri selama 5 (Lima) hari sebelum dicampur dengan sapi yang ada di dalam kandang.
"Jangan lupa juga setelah isolasi mandiri selama 5 hari, sapi tersebut wajib divaksin PMK. Tentunya dengan memanggil petugas dari Dinas Peternakan Jombang, atau mantri kami yang ada di masing-masing kecamatan,"pesan mantan juru penerang (Jupen) senior saat era Kantor Penerangan Jombang.
Agus Susilo Sugioto berharap, agar prestasi Jombang yang saat ini zero PMK, wajib dijaga oleh semua pihak, terutama para peternak sapi. Karena dengan status zero kasus PMK, maka akan membuat harga daging sapi menjadi stabil di pasaran.
"Ingat ada 3 (Tiga) kunci agar ternak sapi terbebas dari PMK. Yakni cukup nutrisi, disiplin vaksinasi PMK dan menerapkan Biosecurity,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
Dewan Pimpinan MUI Jombang Resmi Dilantik dengan Masa Khidmat 2024-2029, Ini Pesan Pj Bupati Jombang
Gandeng Group Band GIGI dan Padi, Kemenag Bawa Pesan Damai ke Jombang
Thomas Ramdhan Sebut Perdamaian dan Perbedaan Beragama Cara Band Gigi Berkarya Selama 30 Tahun
Jaringan Pemred Promedia (JPP) Audiensi ke Dewan Pers, Begini Kata CEO Promedia Agus Sulistriyono
Polres Jombang Tangkap 8 Penjual Miras, Ratusan Botol Berbagai Merek Berhasil Diamankan