Jaringan Pemred Promedia (JPP) Audiensi ke Dewan Pers, Begini Kata CEO Promedia Agus Sulistriyono

photo author
- Jumat, 22 Maret 2024 | 06:00 WIB
Audiensi JPP dengan Dewan Pers (Kasan Mulyono)
Audiensi JPP dengan Dewan Pers (Kasan Mulyono)

JAKARTA, MOCOSIK.COM - CEO Promedia Agus Sulistriyono, bersama Pengurus Jaringan Pemred Promedia (JPP) melakukan audiensi dengan Dewan Pers pada Kamis, (21/03/2024.

Kedatangan pengurus Jaringan Pemred Promedia (JPP), diterima langsung oleh Totok Suryanto anggota Dewan Pers, Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri.

Dalam pertemuan tersebut, CEO Promedia Agus Sulistriyono memberikan pemaparan kepada anggota Dewan Pers tentang perkembangan mitra Promedia yang beranggotakan 1,065 media, di seluruh Indonesia hingga Maret 2024 ini.

Baca Juga: OJK Blokir Ribuan Rekening Judi Online, Anggota Komisi XI DPR RI Hidayatullah Sebut Belum Efektif

Totok Suryanto menyambut baik perkembangan Promedia yang sudah mencapai ribuan Media.

"Saya menitipkan pesan Dewan Pers, agar Promedia tetap mempertahankan mutu konten. Jangan sekadar copy and paste,"katanya.

Menanggapi hal itu, Agus Sulistriyono, CEO Promedia sekaligus Penasehat JPP mengatakan, bahwa dirinya selalu menekankan para konten kreator, agar selalu menjaga marwah profesi Jurnalis.

“Saya latar belakang Jurnalis dan tetap Jurnalis sampai sekarang, sehingga selalu mengarahkan para mitra agar menjaga mutu konten mereka,"katanya.

Agus Sulistriyono menambahkan, Jaringan Pemred Promedia (JPP) dibentuk sebagai organisasi resmi para Pemred.

“JPP jadi rumah resmi para Pemred di ekosistem Promedia,"imbuhnya.

Terkait publisher rights, Totok Suryanto menyebut bahwa ada kekhawatiran di kalangan Media kecil, karena takut akan tergulung oleh Media besar.

Oleh karena itu, Totok Suryanto menjelaskan, bahwa semua Media harus berusaha menjaga kualitas produk jurnalistiknya, agar tetap bisa bertahan. Sebab, banyak keluhan terkait praktik-praktik clickbait dan lainnya.

"Media itu menjual kepercayaan. Kalau sudah tidak bisa dipercaya, maka akan ditinggalkan pembaca, termasuk kasus clickbait yang membuat pembaca kecewa dan kehilangan kepercayaan,"ungkapnya.

Selain itu, Totok Suryanto juga menekankan, agar dalam publisher rights ini, platform bertanggung jawab untuk menjaga konten yang berkualitas.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X