Kemenag Susun Buku Teks Utama PAI pada Sekolah, Direktur Pendidikan Agama Islam: Ada Tiga Unsur Penting

photo author
- Minggu, 16 Juni 2024 | 20:10 WIB
Kemenag menyusun Buku Teks Utama Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah  (kemenag.go.id)
Kemenag menyusun Buku Teks Utama Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah (kemenag.go.id)

MOCOSIK.COM - Direktorat Pendidikan Agama Islam (PAI) Kementerian Agama (Kemenag), tengah menyusun Buku Teks Utama Pendidikan Agama Islam (PAI) pada sekolah.

Adapun buku tersebut diantaranya bagi: Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menegah Kejuruan (SMK), Buku Pendidikan Khusus (DIksus) dan Pedoman Pembelajaran PAI Paud/TK.

Direktur Pendidikan Agama Islam, M Munir dalam keterangannya mengatakan, bahwa Buku Teks Utama PAI dan Budi Pekerti ini harus disusun secara berkualitas. 

Sebab, buku dapat memberikan kesempatan kepada pembaca untuk menemukan dan mempelajari tentang kata, topik dan konsep baru. Selain itu, buku juga memberikan kekuatan dalam membentuk diri pembacanya.

"Kualitas buku pada dasarya juga memberikan sumbangsih bagi kualitas Pendidikan,"kata M Munir saat membuka Penyelarasan Ilustrasi Buku Teks PAI dan Budi Pekerti di SD, SMP, SMA/SMK, Pendidikan Khusus dan Buku Pendamping Pembelajaran TK di Bogor, Kamis (13/6/2024).

Baca Juga: Gandeng Group Band GIGI dan Padi, Kemenag Bawa Pesan Damai ke Jombang

Menurutnya, kegiatan ini mempertemukan tiga unsur penting dalam Penyusunan Buku, yakni penulis, penelaah dan illustrator.

"Ada 39 buku, yang terdiri dari 12 buku guru, 12 buku siswa, 12 buku Diksus dan 3 buku TK. Kita ingin antara penulis, penelaah dan illustrator memiliki persepsi yang sama. Penulis dan penelaah juga bisa saling diskusi tentang materi. Penelaah bisa mengoreksi juga dan ilustrator mampu menerjemahkan maksud penulis dalam sebuah gambar. Tentunya ini tidak mudah, maka harus terus dikawal,"terang M Munir.

Dijelaskan M Munir, hingga saat ini draft Buku Teks Utama PAI dan Buku Pekerti pada Sekolah telah ditelaah oleh tim penelaah professional dari dosen-dosen UIN Sunan Gunungdjati dan sudah mulai diberikan ilustrasi gambar oleh 16 ilustrator profesional dari berbagai daerah yang telah dilibatkan.

"Penelaah ini pun nantinya akan berlapis. Setelah kita libatkan dosen-dosen UIN Sunan Gunungdjati, secara internal dari pihak Direktorat PAI pun juga akan menelaah lagi secara tersendiri. Kemudian kita kirim ke Puslitbang Lektur untuk ditelaah dan dinilai. Tidak hanya itu, draft Buku Teks Utama PAI dan Budi Pekerti juga akan kita uji publikkan,"jelas M Munir di hadapan para penulis, penelaah dan illustrator.

Tak hanya itu, M Munir juga menegaskan, bahwa dalam penyusunan 39 Buku Teks Utama PAI dan Budi Pekerti ini harusnya bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi pengembangan Pendidikan Agama Islam, berbasis Kurikulum Merdeka, terintegrasi dengan Moderasi Beragama dan Terinsersi Tuntas Baca Al-Qur’an, sebagaimana 7 Peta Jalan Pendidikan Agama Islam yang sudah digagasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X