MOCOSIK.COM - Nabi Muhammad SAW bersabda, "Anta ma'a man ahbabta’. Artinya, Engkau akan bersama dengan orang yang kamu cintai. Tentunya kalimat ini sungguh sederhana, namun memiliki arti yang mendalam. Apalagi itu diucapkan oleh Rasulullah SAW.
Kala itu, seorang sahabat bertanya pada Nabi,‘Ya Rasulullah, kapan kiamat akan terjadi?’Mendengar pertanyaan tersebut, Nabi terdiam sejenak (ada kesan Nabi tidak suka dengan pertanyaan tersebut).
Lalu, Nabi balik bertanya kepada sahabat tersebut;‘Kalau kiamat terjadi, persiapan apa saja yang sudah kamu lakukan? Sahabat ini dengan sangat polos menjawab‘tidak ada apa-apa ya Rasulallah.’
Baca Juga: Asal Usul Tahun Kabisat Tahun 2024, Berikut Arti dan Jumlah Harinya
Lalu, Nabi dan sahabat itu sama-sama diam. Beberapa saat kemudian sahabat itu melanjutkan,‘Yang ada padaku ya Rasulallah adalah Aku sangat mencintaimu, melebihi cintaku pada diriku dan lainnya.’Mendengar jawaban sahabat demikian, Nabi menanggapinya,“Engkau akan Allah bangkitkan bersama orang yang engkau cintai.”
Mendengar jawaban Nabi, sahabat tersebut langsung keluar dari Masjid Nabawi sambil lari dan berlompat-kegirangan. Hal itu membuat bingung para sahabat yang berada diluar masjid. Mereka bertanya apa yang membuat sahabat itu sangat gembira. Mereka lalu berkumpul mengerumuni sahabat yang tengah bergembira.
Ia terus melompat gembira seraya bertakbir‘Allahu Akbar Allahu Akbar.”Ketika orang sudah sangat ramai di sekelilingnya, sahabat ini bercerita:‘Tahukah kalian, apa yang barusan disampaikan Rasulullah kepada saya? Semua sahabat terdiam.
Lalu, ia melanjutkan, ketahuilah Nabi baru saja menyampaikan pada saya bahwa“Kamu akan dibangkitkan pada hari kiamat, bersama orang yang kamu cintai.”
Mendengar berita yang datang dari Nabi, bahwa Allah akan membangkitkan seorang hamba bersama orang-orang yang dicintainya, semua sahabat yang diluar Masjid Nabawi, juga berlompat-lompat seperti sahabat yang tadi.
Dengan rasa gembira, bahagia dan senang hati karena mereka sadar dari segi ibadat sangat lemah, tiada mampu menyamai ibadah Nabi. Tapi, yang mereka punya hanya kekuatan cinta dan rindu karena mereka tidak kuat jauh dari Nabi.
Hal yang sama juga kita rasakan. Apalah arti ibadah yang kita lakukan, ibadah yang sering kita lupa dan lalai. Kita hanya berharap cinta dan rindu kita yang terasa membuncah akan mengantarkan kita menuju surga Allah bersama kekasihNya,
Rasa cinta dan rindu berkecamuk di setiap umat muslim yang berkesempatan menziarahi makan Rasulullah. Maka, tak heran banyak orang ketika ziarah Nabi di Madinah, air mata tiba-tiba mengalir deras.
Hal demikian yang juga dirasakan penulis. Sesaat kaki melangkah mulai memasuki pelataran depan pintu masjid menuju Raudhah, air mata langsung membasahi kelopak mata, lalu perlahan turun mengalir deras, tanpa bisa ditahan, seperti gambaran isi hati, betapa besar cinta dan rindu semua umatmu ini ya Rasulallah.
Artikel Terkait
3 Doa Setelah Sholat Dhuha yang Paling Dianjurkan Beserta Artinya
Doa Setelah Sholat Dhuha dalam Bahasa Latin yang Harus Anda Ketahui
10 Doa Setelah Sholat Dhuha yang Penuh Makna - Bacaan dan Artinya
Kisah Inspiratif di Balik Doa Menyembelih Hewan Kurban, Baca Ini
Jadwal Puasa Asyura di Bulan Muharram 2023, Lengkap Dalil dan Hikmahnya