Diterpa Ombak Besar Saat Mencari Ikan, Nelayan Ditemukan Tewas di Pesisir Pantai Watu Ulo Jember

photo author
- Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:05 WIB
 Asep (50), nelayan asal Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan itu ditemukan sudah meninggal dunia (Humas Polres Jember)
Asep (50), nelayan asal Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan itu ditemukan sudah meninggal dunia (Humas Polres Jember)


JEMBER, MOCOSIK.COM – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Jember bersama tim SAR dan relawan, akhirnya menemukan Nelayan yang mengalami kecelakaan di Pantai Payangan Jember pada Selasa, (10/12/2024).

Namun sayangnya, satu korban bernama Asep (50), nelayan asal Desa Sumberrejo, Kecamatan Ambulu, yang dilaporkan hilang setelah kecelakaan itu ditemukan sudah meninggal dunia.

Asep ditemukan di pesisir Pantai Watu Ulo dua hari setelahnya, yaitu pada Kamis siang jam 14.00 WIB.

Baca Juga: TIM SAR Ditpolairud Polda Jatim Temukan Jenazah Penumpang KM Gunung Dempo yang Loncat ke Laut

Kasat Polairud Polres Jember, Akp Hari Pamuji yang disampaikan oleh anggotanya Aiptu Agus Riyanto menyampaikan, jika pencarian berlangsung selama tiga hari melibatkan Polsek setempat dan sejumlah relawan.

"Jenazah ditemukan di pesisir Pantai Watu Ulo, dengan ciri-ciri yang sesuai dengan identitas korban,"ungkapnya, Jumat (13/12/2024).

Ia mengatakan, setelah diidentifikasi jenazah langsung dibawa ke Puskesmas untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

"Sudah kami serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan,"kata Aiptu Agus Riyanto.

Kecelakaan ini bermula ketika kapal jenis speed bernama Sumber Makmur yang ditumpangi Asep dan seorang rekannya, Bima (25), mengalami karam saat mencoba memasuki pelawangan kapal di Pantai Payangan.

Setelah itu, ombak besar menghantam kapal tersebut, sehingga menyebabkan kedua nelayan terpental.

Bima berhasil selamat karena terlempar dekat kapal, sementara Asep terlempar jauh sehingga sulit diselamatkan.

Aiptu Agus Riyanto menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem di kawasan pantai selatan menjadi salah satu penyebab kecelakaan ini.

Baca Juga: Konsumsi Sabu sebagai Stamina, Sopir Truk Gandeng Asal Jember Diringkus Polres Jombang

"Saat kejadian, mesin kapal mati karena terlilit kotoran dari sungai yang banjir, sehingga kapal kehilangan kendali dan terbalik dihantam ombak besar,"ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Humas Polres Jember

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X