Ia juga menyampaikan, bahwa Desk Ketenagakerjaan Polri mendapat perhatian internasional, di mana empat negara ASEAN–Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina–tertarik untuk mempelajari inisiatif ini.
"Ini pertama di dunia, polisi memiliki subjek tenaga kerjaan untuk menangani tindak pidana ketenagakerjaan,"tambahnya.
Melalui kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan gerakan buruh, Desk Ketenagakerjaan Polri diharapkan dapat menciptakan suasana kondusif bagi industri dan pekerja.***
Artikel Terkait
Kapolri Tegaskan Komitmen APH Berikan Hukuman Maksimal untuk Bandar Narkoba
Kapolri Minta Direktorat PPA dan PPO Harus Jadi Motivator Bagi Perempuan Atas Kesetaraan Gender
Pastikan Kesiapan Pengamanan Libur Natal dan Tahun Baru 2025, Kapolri Tinjau Gereja di Surabaya
Kapolri Cek Kesiapan Terminal Hingga Wisata di Solo Jelang Nataru
Jelang Ibadah Malam Natal, Menko Polkam Bersama Kapolri Tinjau Gereja GKI Samanhudi dan Gereja Immanuel