Buka Musrenbang di Bandarkedungmulyo, Pj Bupati Jombang: Petakan Potensi Sesuai Kondisi Faktual

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Jumat, 14 Februari 2025 | 09:49 WIB
Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., dan didampingi Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.H saat membuka Musrenbang di Kecamatan Bandarkedungmulyo (jombangkab.go.id)
Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., dan didampingi Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.H saat membuka Musrenbang di Kecamatan Bandarkedungmulyo (jombangkab.go.id)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di lima titik lokasi.

Dalam hal ini, Pemkab Jombang melaksanakan Musrenbang di dua titik lokasi, yaitu Kecamatan Jombang dan Bandarkedungmulyo. Kamis, (13/02/2025).

Tepat pukul 13.00 WIB, rombongan jajaran Kepala OPD Pemkab Jombang yang dipimpin Pj Bupati Jombang Dr. Drs. Teguh Narutomo, M.M., dan didampingi Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.H., tiba di halaman Kecamatan Bandarkedungmulyo. 

Baca Juga: Musrenbang RKPD 2026 di Jombang Dimulai, Ini Pagu Indikatif yang Dikucurkan di Setiap Kecamatan

Tampak hadir pula dalam kegiatan ini, Camat beserta jajaran dari Kecamatan Bandarkedungmulyo, serta Kecamatan Perak, dan Gudo. Hadir pula Kepala Desa dan utusan dari masing masing kecamatan tersebut.

Pj Bupati Jombang, Teguh Narutomo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Musrenbang pada tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Hal ini setelah usai Pemilu serentak tahun 2024, maka serentak juga pergeseran kepemimpinannya. Implikasi dari hal ini, diharapkan terjadi sinergitas antara program pemerintah pusat dan daerah.

"Tahun sebelumnya, periode Pilpres berbeda dengan pilkada, tapi tahun ini sudah satu periode yang sama. Sehingga era kepemimpinan relatif sama, artinya konsep rencana pembangunannya harusnya sinergi. Ini yang dikawal bersama-sama, kemudian terjabarkan secara faktual di setiap daerah,"terangnya.

Pj Bupati Jombang berpesan kepada para camat beserta perangkatnya yang hadir, untuk merancang program sesuai dengan prioritas pemerintah pusat. Perlu adanya program berjenjang dari tingkat Nasional, Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga ke Desa.

"Ada hal yang perlu secara bijak disamakan persepsinya. Yang ditetapkan secara nasional, jangan sampai berbeda persepsi dengan tingkat kecamatan. Hal-hal ini tolong disiasati, dibicarakan secara bijak dan dikawal,"jelasnya.

Dalam upaya pemerataan pembangunan, Pagu Indikatif Kewilayahan (PIK) dilakukan dengan tujuan agar wilayah kecamatan bisa mengejar ketertinggalan kelengkapan infrastruktur dengan diberikan menu wajib yang disesuaikan dengan kebutuhan kecamatan yang bersangkutan. Menu PIK tersebut di antaranya digunakan untuk peningkatan jalan Kabupaten dan pembangunan PJU jalan Kabupaten.

Adapun Pagu Indikatif Kewilayahan untuk 21 kecamatan, yakni sebesar Rp31.500.000.000,00 (Tiga Puluh Satu Miliar Lima Ratus Juta Rupiah), dengan rincian alokasi PIK Kecamatan Bandarkedungmulyo sebesar Rp1.745.673.234,00 (Satu Miliar Tujuh Ratus Empat Puluh Lima Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Tiga Ribu Dua Ratus Tiga Puluh Empat Rupiah).

PIK Kecamatan Perak sebesar Rp.1.006.807.260,00 (satu miliar enam juta delapan ratus tujuh ribu dua ratus enam puluh rupiah) dan Kecamatan Gudo sebesar Rp.1.551.174.877,00 (satu miliar lima ratus lima puluh satu juta seratus tujuh puluh empat ribu delapan ratus tujuh puluh tujuh rupiah). 

Baca Juga: Memasuki Masa Pensiun, 118 PNS Pemkab Jombang Terima SK Purna Tugas

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X