"Meski tuntutan zaman mengharuskan berita disajikan dengan cepat, namun akurasi tetap menjadi hal utama yang harus diperhatikan.
Selain itu, ia juga menyoroti tantangan industri media yang tengah menghadapi disrupsi digital. Menurutnya, media harus terus beradaptasi dan berinovasi agar tetap relevan.
"Meski dalam situasi yang penuh tantangan, media harus tetap bertahan dan berinovasi. Sebab, yang namanya Jurnalis itu hanya ada satu pena dan bukan banyaknya pena,"ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Jombang, Agus Pamuji menekankan pentingnya peran media sebagai penjernih informasi di tengah perkembangan digitalisasi.
"Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam penyebaran informasi. Peran media sebagai sumber informasi yang akurat dan terpercaya sangat diperlukan. Sebab, informasi yang disajikan harus berasal dari narasumber yang kredibel dan kompeten,"ujarnya.
Menurutnya, tantangan besar di era digital ini, media harus dapat meningkatkan literasi digital dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung tugas jurnalistik mereka.
"Media harus mampu menjadi penyeimbang dalam masyarakat, terutama dalam memberikan informasi yang memadai dan berbasis pada kebenaran,"tambahnya.
Pada momen ini, Sekretaris SJN, Dedy Rosyadi memaparkan terkait sejarah berdirinya Hari Pers Nasional (HPN) dan Serikat Jurnalis Nusantara (SJN).
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dari Ketua DPC SJN Jombang, kepada masing-masing Ketua organisasi, serta LSM.***
Artikel Terkait
Pimpinan Umum Law Office Jack and Associates dan Organisasi SJN Angkat Bicara Pernyataan Kemendes PDTT
Selundupkan Sabu 135 Kg dari Thailand di Aceh Digagalkan, Diduga Jaringan Gembong Narkoba Fredy Pratama
Pelukan Hangat Prabowo Lepas Kepulangan Erdogan
Terungkap, 3 Pelaku Pembunuhan Gadis Asal Sumobito Jombang Berhasil Dibekuk Polisi
Ternyata Begini Kronologi Kasus Pembunuhan Gadis Asal Sumobito Jombang
Kasus Kriminalitas di Jombang Meningkat, Kapolres Himbau Masyarakat Aktifkan Siskamling