Moody s, lembaga pemeringkat kredit internasional, sebelumnya telah menurunkan peringkat kredit Israel akibat ketidakstabilan geopolitik dan melemahnya sektor teknologi negara tersebut.
"Ketidakpastian terhadap prospek keamanan dan pertumbuhan ekonomi Israel dalam jangka panjang jauh lebih tinggi dari biasanya,"jelas Moody s dalam laporannya mengutip sari Dropsitenews.
Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Mudah Membuat Formulir Google Tanpa Aplikasi dan Siap Digunakan Dimana Saja!
"Risiko terhadap sektor teknologi sangat relevan, mengingat perannya yang krusial dalam pertumbuhan ekonomi dan kontribusi pajak pemerintah,"ungkap Moody s.
Langkah Google ini juga beriringan dengan ekspansi besar-besaran mereka di Israel, termasuk penyewaan 60.000 meter persegi ruang kantor di Tel Aviv dengan biaya $300 juta atau Rp5 miliar untuk dekade mendatang.
Dengan investasi besar ini, Google tidak hanya memperkuat posisinya di industri teknologi global tetapi juga menjadi pemain kunci dalam mendukung ekosistem ekonomi Israel, bahkan di tengah situasi geopolitik yang penuh tantangan.***
Artikel Terkait
Ini Dia AI Baru Google yang Akan Diungguli oleh ChatGPT OpenAI? Simak Penjelasannya!
Google Rilis Smartphone Baru, Pixel 7a dengan Harga Terjangkau
Google Resmi Luncurkan Tablet Terbaru Pixel Tablet dengan Layar 10,95 Inci dan Prosesor Buatan Google Sendiri
Google Siap Menghapus Akun yang Tidak Aktif Mulai Desember 2023
9 Cara Membuat Google Form di Laptop dengan Mudah dan Efisien yang Akan Mengubah Cara Kamu Bekerja!