Target Program 100 Hari Kerja, Bupati Jombang Normalisasi Saluran Air di Desa Mayangan

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Minggu, 27 April 2025 | 18:22 WIB
Target Program 100 Hari Kerja Bupati Jombang Warsubi melakukan Normalisasi Saluran Air di Desa Mayangan (jombangkab.go.id)
Target Program 100 Hari Kerja Bupati Jombang Warsubi melakukan Normalisasi Saluran Air di Desa Mayangan (jombangkab.go.id)

 


JOMBANG, MOCOSIK.COM – Jombang bebas banjir menjadi target dan komitmen di masa kepemimpinan Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si.

Guna merealisasikan cita-cita ini, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang, dilakukan perbaikan di bidang Sumber Daya Air (SDA).

Dalam Program 100 Hari Kerja Bupati Jombang, Dinas PUPR menargetkan 3 titik perbaikan tanggul dan normalisasi 13 saluran dan afvour.

Kepala Dinas PUPR Jombang, Bayu Pancoroadi, S.T, M.T menyampaikan, bahwa bidang SDA Dinas PUPR telah melakukan penutupan tanggul yang ada di Kali Jombang Wetan, Desa Mayangan.

"Ini kita lakukan karena tanggul tersebut jebol di awal tahun 2025, akibat curah hujan tinggi dan debit yang tidak bisa dikendalikan sehingga merusak tanggul di Desa Mayangan,"terangnya dalam wawancara eksklusif, di Dinas PUPR Jombang pada Rabu, (23/04/2025). 

Baca Juga: Dukung Program 100 Hari Kerja Bupati Jombang, Dinas PUPR Perbaiki Ruas Jalan Blimbing dan Gudo

Tiga titik lokasi di Desa Mayangan berhasil diperbaiki oleh Dinas PUPR Jombang. Pada Maret minggu kedua, penanganan tanggul jebol telah tuntas.

Pemeliharaan di bidang SDA juga dilakukan dengan normalisasi pada 13 saluran sungai/afvour di Kabupaten Jombang.

"Dalam Program 100 Hari Kerja Bupati Jombang Warsubi, ini dari target (normalisasi sungai/afvour) 26 km, sudah selesai 17 km. Sisanya akan kita selesaikan di Mei minggu ketiga,"katanya.

Bayu Pancoroadi memaparkan, normalisasi sungai/afvour telah menjadi kegiatan Dinas PUPR di setiap tahun. Kondisi saat ini, sungai/afvour yang ada di Kabupaten Jombang memerlukan normalisasi.

Sedimentasi yang ada di saluran, baik itu saluran pembawa ataupun pembuang harus dibersihkan setiap tahunnya. Dengan demikian, genangan yang ada di permukiman pada musim penghujan bisa diminimalkan.

Faktor cuaca menjadi perhatian khusus dari Dinas PUPR dalam kaitannya normalisasi sungai/afvour saat musim penghujan.

"Di tahun 2024-2025 ini, memang informasi dari BMKG cuaca sedang tidak bersahabat, dimana terdapat siklus LaNina, yakni musim penghujan yang berlangsung sepanjang tahun bisa mengakibatkan beberapa saluran dan sungai penuh airnya,"jelas Bayu Pancoroadi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X