Mereka optimis dengan dukungan dan komitmen dari semua pihak untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran masyarakat tentang lebih baik melakukan pencegahan stunting melalui asupan gizi seimbang akan mampu menurunkan kasus stunting.
Sementara itu, dr. Hexawan Tjahja Widada, M.KP, Kepala Dinas Kesehatan Jombang dalam kesempatan yang sama menjelaskan bahwa kegiatan "Anting Berlian" bertujuan untuk mempercepat penurunan stunting, mempermudah akses layanan bagi balita stunting, dan meningkatkan sinergitas unsur pentahelix.
"Hari ini kita menyaksikan implementasi dari program ini, termasuk tatalaksana balita stunting dan wasting oleh dokter spesialis anak dan dokter puskesmas, tatalaksana ibu hamil KEK oleh dokter spesialis kandungan, pemberian susu gratis, konseling gizi, layanan akupresur, serta pemberian paket bantuan gizi tambahan dari berbagai pihak,"jelasnya.
Peninjauan ini dihadiri juga oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, Ning Ema Erfina Salmanudin istri Wakil Bupati Jombang, Ketua DWP Kabupaten Jombang Ny. Lilik Agus Purnomo, berbagai unsur forkopimda, perangkat daerah terkait, forkopimcam, organisasi profesi, organisasi keagamaan dan wanita, akademisi, perwakilan pihak swasta, media, serta kader posyandu.
Kehadiran Bupati secara langsung diharapkan dapat memotivasi seluruh pihak untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan Jombang bebas stunting.***
Artikel Terkait
Bupati Jombang Sumbangkan Gajinya untuk Pemberdayaan Masyarakat Melalui Baznas, Segini Besarannya
Momen Idul Fitri 1446 H, Bupati Jombang Umumkan Rencana Buka Open House untuk Warga
Bupati Warsubi Laporkan Progress 100 Hari Kerja Membangun Jombang, Ini yang Disampaikan
Pemkab Jombang Tunjukkan Komitmen Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati
Dinas Kominfo Jombang Siap Dukung Publikasi Program 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati