Momen Haru Hari Pertama Sekolah Rakyat di Kupang: Siswa Menyanyikan Laskar Pelangi Penuh Semangat

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Selasa, 15 Juli 2025 | 18:00 WIB
Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang, puluhan siswa baru duduk rapi mengenakan seragam merah putih dan menyanyikan Laskar Pelangi (Promedia Teknologi Indonesia )
Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang, puluhan siswa baru duduk rapi mengenakan seragam merah putih dan menyanyikan Laskar Pelangi (Promedia Teknologi Indonesia )

 


KUPANG NTT, MOCOSIK.COM — Di halaman Sekolah Rakyat Menengah Pertama 19 Kupang, puluhan siswa baru duduk rapi mengenakan seragam merah putih.

Mereka bukan hanya memulai hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), tapi juga menandai awal dari harapan baru dalam hidup mereka.

Suasana berubah haru saat lagu“Laskar Pelangi”mengalun dari pengeras suara. Anak-anak itu, sebagian dengan mata berbinar menyanyikan liriknya dengan penuh semangat:

"Menarilah dan terus tertawa…walau dunia tak seindah surga,"katanya.

Lagu itu seolah menggambarkan perjalanan mereka, anak-anak dari keluarga kurang mampu, yang kini akhirnya bisa mengenyam pendidikan menengah secara gratis dibiayai pemerintah, berasrama dengan makan tiga kali sehari. Sebuah kemewahan yang selama ini mungkin terasa jauh dari jangkauan. 

Baca Juga: Sekolah Rakyat di Jombang Segera Terwujud, Langkah Abah Bupati Warsubi Didukung Mensos dan Menseskab

Beberapa siswa tampak tersenyum lebar sambil bernyanyi, melambangkan kegembiraan.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo.

Dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 21 Maret 2025, Presiden menyampaikan rencana besar membangun 200 sekolah berasrama untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

"Kami sudah putuskan untuk membangun tahun ini. Kita harap segera mulai dengan 200 sekolah rakyat berasrama untuk SD, SMP, dan SMA. Ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu,"ujar Presiden Prabowo saat itu.

Lebih dari sekadar akses pendidikan, Sekolah Rakyat dirancang untuk menjadi jalan keluar dari kemiskinan struktural yang selama ini membelenggu banyak keluarga Indonesia.

Dengan sistem berasrama, anak-anak diberikan lingkungan yang lebih stabil, asupan makanan bergizi, dan pembinaan karakter yang holistik. Harapannya, pendidikan ini menjadi jembatan bagi generasi muda untuk naik kelas secara sosial dan ekonomi.

Pendidikan adalah satu-satunya cara yang sahih dan bermartabat untuk memutus tali kemiskinan antargenerasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X