JOMBANG, MOCOSIK.COM - Teror monyet liar kembali menghantui warga Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang.
Sebelumnya, seorang anak diserang saat mencari layangan di kebun. Kali ini Hafid (12), siswa Sekolah Dasar, menjadi korban serangan brutal hewan liar tersebut.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa siang, 16 Juli 2025. Saat Hafid pulang sekolah dan mengayuh sepeda di depan rumah neneknya, seekor monyet tiba-tiba menyerang secara membabi buta.
Baca Juga: Monyet Liar Kembali Serang Warga Podoroto Jombang, Anak 12 Tahun dan Nenek Jadi Korban
Jeritannya tersebut membuat sang nenek keluar dari rumah untuk menolong, namun justru ikut menjadi sasaran.
Keduanya kemudian dibawa warga ke Puskesmas terdekat. Karena luka Hafid cukup serius, ia kemudian dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.
Menurut keterangan warga, ini bukan serangan pertama. Diperkirakan masih ada 2 hingga 3 ekor monyet liar yang kerap berkeliaran di area kebun dan pemukiman.
Dalam hal ini, warga mengaku resah dan meminta pemerintah segera turun tangan.
"Kami sangat khawatir. Anak-anak jadi takut keluar rumah. Kami minta pemerintah turun tangan sebelum ada korban lagi,"ujar Nurul, salah satu warga setempat.
Di tengah lambannya respons dari instansi terkait, warga dan pelaku usaha setempat mulai mengambil langkah sendiri.
Sebuah unggahan Facebook dari pemilik usaha kecantikan Can Beauty, viral usai mengumumkan sayembara penangkapan monyet dengan imbalan Rp2 juta per ekor.
"Sayembara...
Yang bisa nangkep monyet saya kasih imbalan 2 juta/kepala...
Harus ada dokumentasi saat nangkap...
Silakan DIBANTU SEBAR!!,"tulis akun tersebut.
Baca Juga: Mobil Xenia Terbakar Hebat di Tol Jombang Mojokerto, Dua Terluka dan Satu Selamat
Artikel Terkait
Bus Sugeng Rahayu Tabrak Truk di Traffic Light Gambiran Jombang, Sopir Terjepit dan Patah Tulang
Isi Pertalite Sambil Merokok, Toko Kelontong di Sumobito Jombang Terbakar
Dandim 0814 Jombang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika dan Sajam di Kejari
Tarif AS untuk RI Sudah Turun dari 32% Jadi 19 Persen, Prabowo akan Tetap Nego
Bongkar Jaringan Sabu di Pasuruan, Dua Pengedar Ditangkap Polisi