Penuh Warna dan Kreatif, Karnaval di Desa Klitih Jadi Magnet Warga Plandaan Jombang

photo author
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 21:51 WIB
Kepala Desa Klitih, Siti Ro'aini saat berangkatkan karnaval (Rudiyanto)
Kepala Desa Klitih, Siti Ro'aini saat berangkatkan karnaval (Rudiyanto)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Suasana kemerdekaan terasa begitu kental di Desa Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Desa Klitih menggelar karnaval desa yang berlangsung meriah pada Sabtu (30/8/2025).

Acara tahunan yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat, ini diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai elemen, mulai dari pelajar sekolah dasar hingga menengah, karang taruna, perangkat desa, kelompok ibu-ibu PKK, hingga masyarakat umum.

Mereka tampil dengan penuh semangat mempersembahkan kreasi terbaik, baik dalam bentuk kostum adat, peragaan tokoh pahlawan, hingga atraksi seni dan budaya lokal.

Baca Juga: DLH Jombang Tampil Kreatif di Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi HUT ke 80 RI

Kepala Desa Klitih, Siti Ro'aini, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang berpartisipasi.

Ia menegaskan, bahwa kegiatan karnaval bukan hanya ajang hiburan, tetapi juga wadah untuk memperkuat persatuan dan menanamkan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan.

"Karnaval ini kami laksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah kita raih. Semoga semangat gotong royong dan kebersamaan seperti ini terus kita jaga, terutama untuk diwariskan kepada generasi muda agar selalu mencintai bangsa dan tanah air,"ujar Siti Ro'aini.

Dari pantauan media dilokasi, rute karnaval yang membentang melewati jalan-jalan utama desa dipenuhi masyarakat yang antusias menonton. 

peringatan HUT ke-80 RI di Desa Klitih
peringatan HUT ke-80 RI di Desa Klitih (Rudiyanto)

Warga dari berbagai dusun rela berpanas-panasan demi menyemangati peserta.

Suasana semakin meriah dengan alunan musik drumband, tabuhan kentongan, serta sorak-sorai penonton yang memberi tepuk tangan setiap kali rombongan peserta melintas.

Berbagai kostum menarik menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari pakaian adat Jawa, Bali, hingga Papua, serta penampilan bernuansa perjuangan kemerdekaan dengan mengenakan seragam pejuang

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X