Presiden menegaskan dalam pengabdian kepada negara, seorang pemimpin tidak boleh terjebak pada emosi pribadi dan perasaan yang menguras energi.
“Dan saya punya filosofi, dalam pengabdian berbangsa dan bernegara, tidak boleh diikuti oleh rasa sakit hati. Yah, jangan. Biasa itu,” paparnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) atas kerja kerasnya memberantas peredaran narkoba.
Sepanjang satu tahun terakhir, aparat berhasil menyita barang bukti narkotika berbagai jenis dengan total berat 214,84 ton, senilai Rp29,3 triliun.
“Kita harus lihat bagaimana mengatasi narkoba. Harus kerja sama, teamwork. Jadi, saya ucapkan selamat kepada kepolisian, BNN. Saya minta kerja sama lebih dekat lagi, Bea Cukai, Kejaksaan, BIN, pemerintah daerah,"katanya.***
Artikel Terkait
Prabowo Sambut Marc Márquez di Istana, Dorong Sport Tourism dan Regenerasi Pebalap Indonesia
Prabowo Pimpin Inspeksi Armada TNI AL: Utamakan Selalu Pengabdian kepada Rakyat!
Di Balik Masifnya Armada Laut HUT TNI, Warisan Modernisasi Era Prabowo Menhan
Lewat Sambungan Video Call, Prabowo Dukung Timnas: Do Your Best and Give Us Good News!
Prabowo: Tanggul Laut 535 Km di Pantura untuk Lindungi 50 Juta Warga dari Air Laut Naik