JOMBANG, MOCOSIK.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Paguyuban Elektro Jatim (PEJ), menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait peran strategis Mekanikal, Elektrikal, dan Plumbing (MEP) dalam pembangunan gedung.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kompetensi para pemangku kepentingan mengenai pentingnya penerapan MEP untuk menjamin keberfungsian dan keselamatan bangunan.
Bimtek diikuti sekitar 240 peserta dari berbagai unsur, mulai dari Tim Pembina Jasa Konstruksi, Inspektorat, perangkat daerah terkait, akademisi, rumah sakit, asosiasi profesi, hingga badan usaha jasa konstruksi (konsultan dan kontraktor).
Baca Juga: Dinas PUPR Jombang Genjot Pemeliharaan 140 Ruas Jalan, Prioritaskan Hotmix Berkualitas Tinggi
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang, Bambang Suntowo, S.E., M.Si., membuka kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan apresiasi kepada Universitas Darul Ulum (Unipdu) Jombang atas kontribusinya dalam penyediaan sumber daya manusia berkualitas.
"Terima kasih kepada Universitas Darul Ulum Kabupaten Jombang yang selalu mewarnai Kabupaten Jombang dari masa ke masa. Sinergitas empat stakeholder pemerintah, praktisi, akademisi dan principal, diharapkan mampu memberikan pandangan baru bagi pertumbuhan jasa konstruksi di Kabupaten Jombang,"terangnya.
Bambang menjelaskan, bahwa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Jombang terus berkembang.
"Saat ini terdapat sekitar 4.000 bangunan gedung negara, meliputi gedung perkantoran, layanan publik, sekolah, dan puskesmas. Selain itu, sejumlah perusahaan besar serta rumah sakit pemerintah maupun swasta juga terus bertambah setiap tahun,"ujarnya.
Ia juga menegaskan, bahwa masih banyak bangunan yang belum dinyatakan layak fungsi. Penilaian kelayakan, katanya, harus memenuhi empat aspek utama: keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan.
"Masih sedikit bangunan yang dinyatakan layak fungsi. Kelayakan hanya dapat dicapai jika bangunan memenuhi empat aspek utama tersebut,"tegasnya.
Melalui penyelenggaraan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Jombang berharap kompetensi pelaku jasa konstruksi semakin meningkat dan kolaborasi antarinstansi semakin kuat, sehingga mampu mendorong terwujudnya bangunan gedung yang aman, fungsional, dan berkualitas.***
Artikel Terkait
Kementerian PUPR Pastikan Infrastruktur Kawasan Candi Borobudur Siap Sambut Kunjungan Presiden Prancis
Kadis PUPR Sumut Terjaring OTT KPK, Bobby Nasution: Sudah Kami Ingatkan Jangan Korupsi
RSUD Ploso Terima Sertifikat Laik Fungsi dari Dinas PUPR Jombang
Dinas PUPR Jombang Serahkan Sertifikat Laik Fungsi ke RSUD Ploso
Dinas PUPR Jombang Terbitkan SLF Empat Rumah Sakit dan Perkenalkan Inovasi Baru SIPPP Jakon