Skenario latihan menggambarkan gempa kuat yang menyebabkan bangunan runtuh dan ledakan. Warga kemudian melapor ke PUSDALOPS BPBD Jombang.
Tim SAR gabungan melibatkan Kantor SAR Surabaya, BPBD Jatim, BPBD Jombang, TNI, Polri, Tim Semar Jombang, hingga tenaga medis PSC 119 dan RSK Mojowarno bergerak cepat melakukan evakuasi dua korban yang terjebak di reruntuhan dan kendaraan.
Perwira Upacara sekaligus Kalaksa BPBD Jombang, Wiku Birawa Filipe Dias Quintas, S.STP., M.Si., menegaskan bahwa latihan ini bukan sekadar simulasi.
"Ketika alam berbicara keras, kita harus mampu menjawab dengan tindakan, bukan kepanikan,"tegasnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan sarana dan prasarana pendukung penanggulangan bencana oleh Bupati Jombang bersama Forkopimda.
Apel kesiapsiagaan ini diharapkan menjadi penguatan komitmen seluruh elemen dalam mewujudkan penanggulangan bencana yang responsif, efektif, dan menyeluruh, sebagai bagian dari investasi keselamatan masyarakat Jombang.***
Artikel Terkait
173 SPPG di Sumut Alihkan Lebih dari 340 Ribu Paket MBG untuk Korban Bencana
52 SPPG Aceh Distribusikan 185 Ribu Paket Makan Bergizi Gratis untuk Korban Bencana
Prabowo Sudah Perintahkan Jajaran Bergerak Cepat Sejak Hari Pertama Bencana Sumatera: Semoga Masa Sulit Segera Berlalu
Prabowo Cek Lokasi Bencana Tapanuli, Disambut Peluk Haru Warga
Cek Bencana di Tapanuli Tengah, Prabowo Tegaskan Pentingnya Solidaritas Nasional