Dukung Swasembada Gula 2028, Bupati Jombang dan TNI Tanam Tebu Perdana di Lahan Kodim

photo author
- Sabtu, 3 Januari 2026 | 16:57 WIB
sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam mendukung target Swasembada Gula Nasional 2028 (Dinas Kominfo Jombang)
sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam mendukung target Swasembada Gula Nasional 2028 (Dinas Kominfo Jombang)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Komitmen Kabupaten Jombang dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditegaskan melalui peluncuran penanaman tebu perdana di lahan milik Kodim 0814 Jombang, wilayah Koramil Diwek, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, dan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) dalam mendukung target Swasembada Gula Nasional 2028.

Peluncuran tersebut dihadiri Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si, Wakil Bupati Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, SH., M.Han., Forkopimda Jombang, Komisaris PT SGN Budi Suparmin, General Manager PG Tjoekir, serta para petani tebu.

Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo menyampaikan, pemanfaatan lahan Kodim seluas 3 hektar merupakan wujud amanah TNI dalam mengawal kedaulatan pangan. 

Baca Juga: Produksi Tebu Meningkat, Jombang Mantapkan Diri Jadi Lumbung Gula Jawa Timur

Selain tebu, lahan tersebut juga dikembangkan untuk jagung, cabai, serta peternakan kambing dan lele.

"Meskipun luasannya terbatas, ini menjadi simbol semangat bagi petani. TNI siap all out mengawal program ini hingga tuntas,"tegasnya.

Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi memaparkan capaian sektor tebu Jombang berdasarkan data tahun 2024. Luas areal tanam tebu meningkat menjadi 10.787 hektar dari sebelumnya 10.102 hektar.

Kualitas tebu juga mengalami peningkatan dengan rendemen rata-rata mencapai 7,11 persen, naik dari 6,5 persen pada tahun sebelumnya.

Total produksi tebu Jombang tercatat mencapai 787.246 ton atau setara 56.009 ton Gula Kristal Putih (GKP). Untuk menjaga produktivitas, Pemkab Jombang terus menggencarkan program Bongkar Ratoon melalui bantuan 60.000 mata tunas benih senilai Rp10 juta serta ongkos tenaga kerja Rp4 juta per hektar.

Hingga saat ini, total usulan program Bongkar Ratoon di Jombang mencapai 3.315,08 hektar.

Tahap I dan II telah terealisasi di lahan seluas 570,09 hektar, tahap III menyasar 83,5 hektar lahan bekas ubi kayu dan kawasan hutan, sementara tahap IV bersifat indikatif seluas 2.640,49 hektar melalui relaksasi lahan, termasuk lahan Kodim dan kemitraan dengan sejumlah pabrik gula.

Bupati menegaskan, kolaborasi antara TNI, petani, dan pabrik gula merupakan kunci utama keberhasilan swasembada gula nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X