Sektor Ritel Diramal Tetap Kuat di 2026: Konsumsi Naik, Inflasi Terjaga

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Jumat, 16 Januari 2026 | 17:01 WIB
Berdasarkan analisis Bank Mandiri Office of Chief Economist terhadap Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia, kinerja konsumsi rumah tangga menunjukkan tren positif sejak penghujung 2025. (Promedia Teknologi Indonesia)
Berdasarkan analisis Bank Mandiri Office of Chief Economist terhadap Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia, kinerja konsumsi rumah tangga menunjukkan tren positif sejak penghujung 2025. (Promedia Teknologi Indonesia)

Secara makro, inflasi di tahun 2026 diperkirakan akan parkir di kisaran 2,78%. Angka yang cukup rendah ini tentu memberikan napas lega bagi kantong konsumen, sehingga daya beli tidak tergerus oleh kenaikan harga barang pokok.

Proyeksi Ekonomi 2026

Bank Mandiri memproyeksikan konsumsi rumah tangga akan tumbuh di angka 5,06% sepanjang tahun 2026. Banyaknya libur nasional dan cuti bersama di tahun ini dipercaya akan menjadi sentimen bagi masyarakat untuk tetap aktif beraktivitas, bepergian, dan berbelanja.

Aktivitas masyarakat yang kembali normal sepenuhnya pasca-pandemi juga menjadi modal besar bagi keberlanjutan sektor ritel.

Meski demikian, laporan tersebut tetap memberikan catatan agar pelaku usaha waspada terhadap risiko ketidakpastian global yang bisa memengaruhi sentimen konsumsi.

Namun, dengan fondasi ekonomi domestik yang kuat dan inflasi yang terjaga, sektor ritel Indonesia siap menghadapi tantangan tahun 2026 dengan penuh percaya diri. Pertumbuhan ini diharapkan mampu membawa dampak berantai bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X