Tim Pusdalops BPBD Jombang Evakuasi Jenazah di Dam Karet Jatimlerek

photo author
- Selasa, 17 Februari 2026 | 17:50 WIB
Tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang mengevakuasi jenazah yang ditemukan mengapung di pintu air Sungai Brantas, Dam Karet Jatimlerek Plandaan (dok.istimewa)
Tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang mengevakuasi jenazah yang ditemukan mengapung di pintu air Sungai Brantas, Dam Karet Jatimlerek Plandaan (dok.istimewa)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Tim Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang melaksanakan penanganan evakuasi jenazah yang ditemukan mengapung di pintu air Sungai Brantas, tepatnya di Dam Karet Jatimlerek, Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Minggu (15/02/2026).

Dalam peristiwa tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yakni berjenis kelamin laki-laki.

Kejadian bermula saat warga sekitar mengetahui adanya jenazah yang mengapung di area pintu air pada pagi hari.

Mengingat lokasi berada di kawasan bendung dengan kondisi arus yang berpotensi membahayakan, warga segera melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa dan Polsek Plandaan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Baca Juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas Mojokerto

Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang sebagai instansi yang memiliki tugas dan fungsi dalam penanganan kedaruratan.

Setelah menerima laporan, Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang segera melaporkan kejadian kepada pimpinan serta melakukan koordinasi awal dengan pihak PPA Bendung Karet Jatimlerek guna memastikan akses menuju lokasi serta kondisi teknis di sekitar pintu air.

Kalaksa BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas menjelaskan, koordinasi lintas unsur ini penting mengingat area bendung memiliki karakteristik teknis tertentu, termasuk potensi arus dan kedalaman air yang dapat menyulitkan proses evakuasi.

"Tim diberangkatkan ke lokasi dengan membawa satu unit mobil jenazah lengkap dengan peralatan pendukung serta satu unit sepeda motor trail guna menunjang mobilitas personel di sekitar tanggul dan akses jalan yang terbatas,"terangnya.

Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu melakukan asesmen cepat untuk menentukan metode evakuasi yang aman dan efektif.

"Proses evakuasi dilaksanakan secara hati-hati dengan memperhatikan aspek keselamatan personel dan kondisi sekitar,"kata Wiku.

Berkat kerja sama yang baik antara Pusdalops PB BPBD Kabupaten Jombang, Polsek Plandaan, PPA Bendung Karet Jatimlerek, perangkat Desa Jatimlerek, serta dukungan masyarakat setempat, jenazah berhasil dievakuasi tanpa kendala berarti.

"Selanjutnya, jenazah dibawa ke kamar jenazah RSUD Jombang untuk penanganan lebih lanjut oleh pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan terkendali,"imbuhnya. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X