Namun rangkaian itu belum selesai. Sehari setelah Business Summit dan penuntasan kesepakatan tarif, Indonesia juga mengambil peran dalam forum Board of Peace (BoP), sebuah inisiatif baru untuk mendorong penyelesaian konflik Palestina–Israel.
Indonesia dipercaya sebagai Wakil Komandan Pasukan Perdamaian. “Saya kira kita harus bangga bahwa kita berani masuk dalam sistem terobosan baru ini,” ungkapnya.
Bagi Celi, BoP bukan sekadar forum diskusi, melainkan sebuah lembaga yang meminjam istilah Trump: This is for action. This is for something operational”.
Celi melihat pendekatan baru ini sebagai sesuatu yang layak diberi kesempatan. Dalam satu pekan yang padat, Indonesia menuntaskan negosiasi ekonomi, mengamankan komitmen investasi besar, sekaligus masuk ke lingkar strategis percaturan geopolitik global.
Menurut Celi, kombinasi itulah yang membuat momen ini berbeda.
"Ini menjadi langkah yang kokoh memberikan kepastian bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan,"tegasnya.
Dan di tengah berbagai respons publik yang mungkin beragam, ia mengajak untuk melihatnya dengan sikap yang lebih jernih.
"Saat-saat kayak gini kan bukan sinisme yang perlu. Tetapi sebuah harapan. Sebuah optimisme yang terukur,"tutupnya.***
Artikel Terkait
Mahasiswa Indonesia di AS: Kinerja Prabowo Positif, Kami Optimistis dengan Kepemimpinannya
Himpunan Mahasiswa Indonesia Taruh Harapan Besar Terhadap Kunjungan Prabowo di AS
Prabowo: Pertemuan Perdana Board of Peace untuk Upayakan Perdamaian di Gaza
Prabowo Cerita soal MBG, Danantara, hingga Pemberantasan Korupsi di Depan Pengusaha AS
Di Depan Pengusaha AS, Prabowo: Kami Yakin Indonesia Negara Menarik untuk Investasi