Dilema Pasar Pon Jombang: Pedagang Pilih Bertahan di Parkiran Demi Omzet, Bedak Resmi Sepi Peminat

photo author
- Kamis, 26 Februari 2026 | 08:41 WIB
Pedagang memilih berjualan di area parkir demi omzet, sementara bedak resmi sepi peminat (tim-red)
Pedagang memilih berjualan di area parkir demi omzet, sementara bedak resmi sepi peminat (tim-red)

 

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Polemik penataan pedagang di Pasar Pon Jombang kembali menjadi sorotan.

Meski Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang telah menyediakan petak atau bedak resmi di dalam pasar, sejumlah pedagang memilih tetap berjualan di area parkir yang dinilai lebih strategis.

Fenomena ini tak lepas dari pertimbangan ekonomi. Aksesibilitas pembeli menjadi faktor utama pedagang enggan direlokasi ke bagian dalam pasar.

Sebelumnya, eks Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang, Drs. Suwignyo, menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi internal.

"Nggeh mas. Sudah saya infokan juga ke Kabid Perdagangan dan Kepala UPT Pasar,"tegas Suwignyo saat dikonfirmasi tim media, Rabu (28/1/2026) lalu. 

Baca Juga: Takut Sepi Pembeli, Pedagang Lesehan Pasar Pon Jombang Bertahan di Area Parkir

Namun berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin (23/02/2026), area parkir yang semestinya difungsikan untuk kendaraan masih dipadati lapak-lapak pedagang. Aktivitas jual beli berlangsung normal, terutama di jalur keluar-masuk pengunjung.

Salah satu pedagang berinisial S (45) mengaku lokasi parkiran lebih menguntungkan karena mudah terlihat pembeli.

"Kalau di dalam bedak, pembeli kadang tidak sampai ke belakang. Di parkiran ini orang lewat terus, jadi lebih kelihatan,"ujarnya.

Menurutnya, bagi pedagang kecil, persoalan lokasi bukan sekadar kepatuhan aturan, tetapi menyangkut keberlangsungan usaha. Relokasi ke dalam pasar belum tentu menjamin peningkatan omzet.

"Selain itu, beban sewa bedak per tahun ?menurut saya cukup berat. Lalu fasilitas di dalam pasar juga kurang terawat, terkesan kumuh, dan minim pembenahan,"keluhannya.

Kontras pun terlihat jelas. Bagian dalam pasar relatif sepi, sedangkan area parkir justru ramai aktivitas perdagangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X