Di sisi lain, keberadaan lapak di area parkir memicu persoalan ketertiban. Lahan parkir menyempit sehingga kendaraan kesulitan mendapat tempat, bahkan memicu kepadatan saat hari pasaran.
Situasi ini menjadi tantangan serius tata kelola pasar tradisional. Penertiban tanpa diimbangi pembenahan fasilitas, penataan zonasi komoditas, serta rekayasa arus pengunjung dikhawatirkan hanya menjadi solusi sementara.
Padahal, persoalan ini berkaitan langsung dengan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jombang.
Penataan yang tepat tak hanya menciptakan ketertiban, tetapi juga berpotensi meningkatkan pemasukan daerah sekaligus menjaga keberlangsungan ekonomi pedagang kecil.***
Artikel Terkait
Produk Lokal Tembus Pasar Global, Jombang Pamer Pesona di APKASI Otonomi Expo 2025
Apes! Dua Jambret Tas Wanita Nyaris Diamuk Massa di Pasar Peterongan Jombang
Pasar Buah Ploso Resmi Dibuka, Wabup Jombang Tekankan Pasar Bersih dan Tertib
Usai Audiensi Dua Jam, Pemkab Jombang Relokasi Pedagang Pasar Ploso ke Area Dishub
Takut Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Pon Jombang Pilih Bertahan di Area Parkir