1. Jalur formal, melalui RT/RW, musyawarah desa, dilanjutkan ke Dinas Sosial dan BPS setempat, hingga ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota.
2. Jalur partisipasi masyarakat, yang dapat diakses langsung oleh warga melalui aplikasi Cek Bansos, Call Center, maupun WhatsApp Center yang disediakan Kemensos.
Baca Juga: Didampingi Wabup Salmanudin, Mensos Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 Jombang
"Ada jalur formal, ada jalur partisipasi, yang pada intinya kita ingin elemen-elemen strategis seperti RT, RW, lurah atau kepala desa, kemudian Dinsos, BPS di daerah, itu berkolaborasi di bawah koordinasi Pak Bupati,"katanya.
Data yang telah dimutakhirkan di daerah selanjutnya akan diolah oleh BPS pusat dan disajikan dalam bentuk hasil pemutakhiran setiap tiga bulan sekali.
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi menyambut baik kegiatan tersebut sebagai upaya meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam pemutakhiran dan pemanfaatan DTSEN.
"DTSEN merupakan basis data tunggal individu dan atau keluarga yang memuat kondisi sosial dan ekonomi penduduk Indonesia, yang telah dikelompokkan dalam tingkat kesejahteraan atau desil,"terang Warsubi, didampingi Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin.
Acara yang dimulai pukul 15.30 WIB itu juga dimeriahkan penampilan siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 8 Jombang, mulai dari pidato bahasa Inggris dan Arab, paduan suara, hingga pembacaan puisi.
Pilar-pilar sosial turut menyumbangkan paduan suara, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di pendopo Kabupaten Jombang.***
Artikel Terkait
Kunker ke Jombang, Mensos Gus Ipul Berdialog dengan SDM Pilar Pilar Sosial
Percepat Pengentasan Kemiskinan, Abah Warsubi Lobby Mensos Bawa Pulang Rp675 Miliar untuk Jombang
Sekolah Rakyat di Jombang Segera Terwujud, Langkah Abah Bupati Warsubi Didukung Mensos dan Menseskab
Mensos Gus Ipul Kunjugi Lokasi Calon Sekolah Rakyat di Kompleks SMAN 16 Samarinda
Kabar Baik! Bansos BPNT Rp400 Ribu Cair Mulai Juni–Juli, Ini Kata Mensos Gus Ipul