Program distribusi vaksin ini diharapkan memberi dampak langsung bagi para peternak. Dengan risiko penyakit yang menurun, produktivitas ternak dapat terjaga sehingga potensi kerugian ekonomi dapat diminimalkan.
Langkah tersebut juga dinilai strategis karena daerah mulai memasuki masa persiapan Idul Adha, yang biasanya diikuti peningkatan lalu lintas ternak dan berpotensi meningkatkan risiko penyebaran PMK.
Dalam distribusi tersebut, Kabupaten Jombang menerima alokasi 25.000 dosis vaksin PMK. Vaksin diterima oleh drh. Azis Daryanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan sekaligus Pejabat Otoritas Veteriner Kabupaten Jombang.
Ia menyampaikan vaksin tahap pertama di Jombang telah tuntas dilaksanakan dan vaksin tahap kedua akan segera didistribusikan kepada 13 tim vaksinator di lapangan.
"Kami bersyukur vaksin tahap pertama sudah selesai. Alokasi vaksin tahap kedua ini akan segera kami distribusikan ke 13 tim vaksinator untuk memperluas cakupan vaksinasi di lapangan,"jelasnya.
Azis menambahkan, vaksinasi diharapkan mampu memperkuat antibodi ternak sekaligus memutus rantai penyebaran virus PMK. Ia juga menyebut kondisi di Jombang saat ini cukup menggembirakan.
"Alhamdulillah saat ini Kabupaten Jombang kembali berstatus zero case PMK,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
Kontes Kambing PE Kaligesing 2025, Jombang Mantapkan Diri Jadi Sentra Peternakan Nasional
Ajang Piala Bupati Cup 2025, Disnak Jombang Gelar Kontes Kambing PE Kaligesing di Wonosalam
Disnak Jombang Gencarkan Vaksinasi Massal PMK, Target 18 Ribu Dosis dalam Dua Bulan
Disnak Jombang Hadir di Jombang Fest 2025, Layani Vaksinasi Rabies Gratis
Dinas Peternakan Jombang Berikan Penghargaan Pegawai Terbaik Tahun 2025
Dinas Peternakan Jombang Terima 18 Ribu Dosis Vaksin PMK Tahap I 2026