Meski tak lagi menjabat, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pencak silat. “Dengan jabatan atau pun tidak, seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir, dia pendekar,” Prabowo menyatakan komitmennya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena belum berhasil membawa pencak silat masuk Olimpiade, namun tetap optimistis hal itu dapat terwujud di masa mendatang.
“Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya minta maaf belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha. Saya yakin pengganti saya nanti akan akan berhasil membawa ke Olimpiade. Saya yakin,” ucapnya.
Prabowo mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi mengharumkan nama bangsa melalui pencak silat di kancah internasional. Ia menegaskan, selain mengejar prestasi global, menjaga kemurnian nilai pencak silat tetap menjadi hal utama.
“Kita mendukung norma berbangsa di mata dunia. Perjalanan masih jauh, kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade. Kita yakin akan masuk, tapi kita tidak perlu juga terlalu obsesi. Obsesi kita harus menjaga untuk kemurnian pencak silat itu sendiri. Kalau ilmunya murni, ilmunya kuat,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
Bahagia Ibu di Bantaran Rel Senen Saat Prabowo Datangi: Terima Kasih Sudah Mau Cium Anak Saya
Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Inisiatif Percepatan Pertumbuhan Ekonomi
Prabowo Bertemu Menteri Keamanan Tiongkok Chen Yixin, Dorong Kerja Sama Stabilitas Kawasan
Seskab Teddy Ungkap Alasan Presiden Prabowo Gelar Bazar Rakyat untuk Rayakan Lebaran di Monas
Antusias Diaspora Sambut Prabowo di Jepang: Beliau Sangat Ramah, Bisa Selfie
Diaspora di Jepang Deg-degan Dapat Tanda Tangan Prabowo: Di Luar Ekspektasi Saya