“Tujuan Sekolah Rakyat ini sangat mulia. Negara hadir untuk masyarakat yang tidak mampu melalui bantuan jangka panjang. Anak-anak yang tadinya tidak punya peluang, kini memiliki kesempatan untuk sekolah seperti pada umumnya,” ujarnya.
Namun, proses tersebut bukan tanpa tantangan. Banyak siswa datang dari latar belakang kehidupan yang keras—terbiasa bekerja membantu orang tua hingga memiliki pola hidup yang belum teratur. Karena itu, pembinaan kedisiplinan melalui kehidupan berasrama menjadi kunci.
“Tidak hanya guru, ada juga wali asuh dan wali asrama yang mendampingi. Mereka hadir sebagai pengganti orang tua,” tambahnya.
*Berani bermimpi*
Peran ini dijalankan salah satunya oleh wali asuh Arya Endang Purnama. Ia menekankan bahwa pendidikan di Sekolah Rakyat tidak berhenti pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter melalui pendampingan sehari-hari.
“Melalui mentoring, kami mengajarkan etika, perilaku, dan pembiasaan hidup, terutama dalam kehidupan berasrama dan berteman,” jelasnya.
Arya mengingat satu momen yang membekas, ketika seorang siswa mempertanyakan masa depannya.
“Ini pertama kalinya saya bertemu anak yang bertanya, ‘Emang saya boleh punya mimpi ya, Pak?’” ujarnya.
Menurutnya, perubahan terbesar yang terjadi bukan hanya pada prestasi, tetapi pada keberanian siswa untuk bermimpi dan tampil percaya diri.
“Saya berharap program Sekolah Rakyat ini dapat terus berlanjut dan semakin memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata dia.***
Artikel Terkait
Sekjen Kemensos Robben Rico Ungkap 3 Tujuan Program Sekolah Rakyat, dari Muliakan 'Wong Cilik' hingga Lahirkan Agen Perubahan
Forum JPP Promedia bersama Sekjen Kemensos Robben Rico, Bahas Filosofi Program Sekolah Rakyat bagi Generasi Muda Tanah Air
Forum JPP Promedia bersama Sekjen Kemensos Robben Rico, Bahas Filosofi Program Sekolah Rakyat bagi Generasi Muda Tanah Air
104 Sekolah Rakyat Asrama Gratis Dibangun Lagi, Pemerintah Percepat Akses Pendidikan Anak Miskin Ekstrem
Melalui Program Sekolah Rakyat, Anak Pedagang Cilok di Boyolali Punya Harapan Baru
Digagas Prabowo, Sekolah Rakyat Selamatkan Anak Yatim Sejak Bayi yang Sempat Putus Sekolah dan Hobi Tawuran