Di sisi lain, komponen harga bergejolak justru mengalami deflasi cukup dalam, yakni 0,88 persen. Penurunan harga pada komoditas pangan seperti daging ayam, cabai, dan telur menjadi faktor utama yang menahan laju inflasi bulan ini.
Secara wilayah, mayoritas daerah mengalami kenaikan harga. Sebanyak 30 provinsi mencatat inflasi, sementara 8 provinsi mengalami deflasi.
Inflasi tertinggi terjadi di Papua Barat sebesar 2,00 persen, sedangkan deflasi terdalam tercatat di Maluku sebesar 0,17 persen.
Dengan kondisi ini, inflasi April 2026 dinilai masih dalam batas aman, ditopang oleh turunnya harga sejumlah bahan pangan yang mampu menahan tekanan dari kenaikan biaya transportasi.***
Artikel Terkait
Pj Bupati Jombang Hadiri Acara Musrenbangnas 2024 di Jakarta, Begini Hasilnya
Presiden Prabowo Subianto Lantik Basuki Hadimuljono sebagai Kepala OIKN di Istana Negara Jakarta
Baru Tiba di Tanah Air, Prabowo Langsung Pimpin Ratas Kabinet di Halim Perdanakusuma Jakarta
Kapolri Cek Pengamanan Perayaan Momen Tahun Baru 2025 di Bundaran HI Jakarta Pusat
Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Jombang Terpilih, Pasangan WarSa Gladi di Monas Jakarta
Jakarta Siap Menyambut Pendatang Baru Setelah Lebaran, Tapi dengan Syarat Ini