Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, dampak kerugian materiil ditaksir menembus Rp15 juta. Tercatat, sekitar 50 ekor ayam kampung hangus terpanggang, sementara dari sembilan ekor kambing yang terdampak, dua di antaranya ditemukan mati mengenaskan akibat luka bakar.
Selain menghanguskan ternak dan bangunan, api juga merusak sejumlah aset operasional korban, meliputi tiga unit mesin diesel, satu unit gerobak, serta satu arko (kereta dorong).
Petugas telah mengamankan beberapa arang material bangunan, sisa kayu obor, dan mesin diesel yang gosong sebagai barang bukti penyelidikan.
Guna mengantisipasi insiden serupa, AKP Mohamad Djulan mengimbau para peternak dan masyarakat luas untuk tidak teledor saat menyalakan api di area sensitif.
"Kami ingatkan warga untuk ekstra waspada. Pastikan sisa pembakaran atau perapian benar-benar padam total dan disiram air sebelum ditinggal pergi,"pungkasnya.***
Artikel Terkait
Polri Pastikan Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran di Glodok Plaza Bagian Misi Kemanusiaan
Penipuan Bermodus Petugas Polisi di Tengah Bencana Kebakaran Pasar Mojoduwur Jombang
Bupati Jombang Turun Langsung Bantu Warga Terdampak Angin Kencang dan Kebakaran
Sigap! BPBD Jombang dan Tim Gabungan Berhasil Padamkan Kebakaran Warung di Mojowarno
Respons Cepat, Dinsos Jombang Dampingi Bupati Salurkan Bantuan ke Korban Angin Kencang dan Kebakaran