Banyak Siswa Sekolah Rakyat Berprestasi, Prabowo: Bukti Anak Kurang Mampu Bisa Jika Difasilitasi

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Sabtu, 15 Agustus 2026 | 06:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas prestasi siswa Sekolah Rakyat Makassar dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 saat pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Promedia Teknologi Indonesia)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi atas prestasi siswa Sekolah Rakyat Makassar dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 saat pidato kenegaraan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (Promedia Teknologi Indonesia)

 

 


JAKARTA, MOCOSIK.COM - Tujuh siswa Sekolah Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

“Kemarin saya juga mendapat kabar, tujuh siswa sekolah rakyat di Makassar berhasil menang Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 di bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi,” ujarnya.

Selain prestasi di ajang olimpiade, Prabowo juga menyebut capaian Ismi Ulfaidah dari Sekolah Rakyat Poliwari Mandar, Sulawesi Barat. Ismi berhasil terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.

Prabowo menilai berbagai capaian itu menjadi bukti bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat meraih prestasi tinggi apabila mendapatkan kesempatan, fasilitas, dan bimbingan yang memadai.

Baca Juga: Sekjen PIKI Soroti Polemik SCMP Sulsel, Sekolah Dibiayai Negara Dinilai Harus Terbuka untuk Semua

“Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak berdaya, paling tidak mampu, jika diberi kesempatan, diberi fasilitas, diberi bimbingan, bisa mencapai prestasi yang tertinggi,” ucapnya.

Menurut Prabowo, keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi. Ia menegaskan bahwa kondisi ekonomi orang tua tidak boleh menjadi penghalang bagi masa depan anak-anak mereka.

“Kita harus memutuskan lingkaran kemiskinan. Kalau orang tua mereka menghadapi nasib yang kurang baik, mengalami kondisi keterburukan, kondisi kemiskinan, anak-anak mereka tidak boleh terus miskin,” katanya.

Presiden menegaskan pemerintah berkomitmen memberikan kesempatan kepada seluruh anak Indonesia untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Tidak ada satu anak Indonesia pun yang akan kita tinggalkan. Saudara-saudara sekalian, mari kita beri tepuk tangan kepada anak-anak siswa-siswi Sekolah Rakyat,” tegasnya.

Prestasi tujuh siswa Sekolah Rakyat Makassar dan terpilihnya Ismi Ulfaidah sebagai Paskibraka Nasional menjadi gambaran bahwa akses pendidikan dan pembinaan yang tepat dapat membuka peluang bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk berprestasi di tingkat nasional.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Promedia Teknologi Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DPR Serap Aspirasi Buruh, RUU Ketenagakerjaan Dikebut

Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:00 WIB
X