Jembatan Garuda Merah Putih Presisi Dibangun, Akses Warga Kedungdendeng Jombang Kembali Terhubung

photo author
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 18:43 WIB
Bupati Jombang Warsubi bersama Forkopimda meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi di Dusun Kedungdendeng, Jipurapah (dok.istimewa)
Bupati Jombang Warsubi bersama Forkopimda meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi di Dusun Kedungdendeng, Jipurapah (dok.istimewa)

 

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Harapan warga Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, untuk kembali memiliki akses penyeberangan yang aman mulai terwujud.

Pemerintah Kabupaten Jombang bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memulai pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi.

Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., atau yang akrab disapa Abah Warsubi, hadir langsung dalam peletakan batu pertama pembangunan jembatan tersebut.

Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Jombang, sejumlah kepala OPD, Camat Plandaan, serta Forkopimcam Plandaan.

Baca Juga: BPBD Jombang dan Warga Tangani Tanggul Sungai Jebol di Plandaan Akibat Hujan Deras

Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0814 Jombang Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., Dansatradar 405 Letkol Lek Bayu Ardiansyah, S.T., M.Han., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si.

Pembangunan jembatan menjadi bentuk respons pemerintah bersama TNI-Polri terhadap terputusnya akses penyeberangan warga akibat diterjang arus air deras dari kawasan pegunungan.

Jembatan baru tersebut direncanakan memiliki panjang bentang 15 meter dengan lebar 3 meter.

Saat berada di lokasi, Bupati Warsubi menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan yang selama ini dinantikan masyarakat.

"Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dengan masyarakat di sini melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi, tepatnya di Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, dengan panjang bentang 15 meter dan lebar 3 meter,"kata Warsubi.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya untuk mengembalikan akses transportasi masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga.

"Mudah-mudahan nanti bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan sebaik-baiknya. Akses jalan dapat terhubung kembali sehingga masyarakat lebih mudah melintas. Anak-anak sekolah juga bisa pergi dan pulang sekolah dengan lancar,"ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kado Kemerdekaan, Indonesia Ekspor Beras ke Malaysia

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:00 WIB
X