Upaya pemerintah tersebut mendapat apresiasi dari pihak Pondok Pesantren Tebuireng. Pengasuh PP Tebuireng, Ny. Hj. Lelly Lailliya, meminta para santri tidak panik menyikapi hasil skrining.
"Kebetulan tadi ditemukan 26 siswa yang ada indikasi TBC. Untuk santri Tebuireng tidak perlu khawatir tertular. Karena nanti diberikan obat oleh Kemenkes RI secara gratis selama 1–3 bulan,"ungkapnya.
Pelaksanaan skrining TB di lingkungan pesantren menjadi bagian dari upaya memperkuat deteksi dini sekaligus mempercepat penanganan penyakit menular.
Dengan pemeriksaan langsung menggunakan teknologi Portable X-Ray, pemerintah berharap kasus TB dapat ditemukan lebih awal sehingga pengobatan bisa segera dilakukan dan potensi penularan dapat ditekan.***
Artikel Terkait
Tolak Pasien Hamil, Netty Prasetiyani Aher Minta Kemenkes Periksa RSUD Subang
Buka 2 KKHI, Kemenkes Berikan Pelayanan Kesehatan Jemaah Haji Lebih Baik di Arab Saudi
Abah Bupati Jombang Warsubi Siap Dukung Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis dari Kemenkes RI
Respons Perintah Prabowo, Kemenkes Tambah Tenaga Kesehatan di Aceh Utara
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Surat Edaran Kewaspadaan Campak untuk Tenaga Medis & Kesehatan