MOCOSIK.COM - Kabar kasus transaksi janggal Rp349 triliun di Kementerian Keuangan sudah mulai lenyap begitu saja. Sorotan pemberitaan atas kasus itu juga tak lagi mencuat. Begitu pula dengan sikap Mahfud MD yang seolah dihalangi, dan tak lagi kuat menyuarakan kasus di Kementerian Keuangan tersebut.
Menurut pengamat politik Rocky Gerung, keributan soal transaksi janggal Rp349 triliun di Kemenkeu saat ini kelihatannya sudah di-86-kan alias diselesaikan di bawah tangan.
Kata Rocky Gerung, sangat beralasan kasus tersebut menjadi demikian, karena memang sudah ada pembusukan yang terjadi di seluruh sektor. Seperti yang diungkapkan Mahfud MD sendiri yang mengatakan ‘ketika Anda mau ke mana saja, Anda akan melihat korupsi di sana’.
“Demikian juga Pak Mahfud, Pak Mahfud MD menengok ke mana saja tertutup jalan politiknya tuh untuk memberantas korupsi,” kata Rocky Gerung di saluran Youtubenya, Rabu 3 Mei 2023.
Dikutip dari www.poskota.co.id Artinya, ada orang yang mencoba berjuang seperti Mahfud MD pada akhirnya akan menemui kesulitan. Karena sejatinya banyak pihak yang seolah menjegal dan menghalanginya. Hingga akhirnya Mahfud MD tak berdaya menghadapinya.
“Akhirnya pun juga menemui jalan buntu kan, kalau kita lihat sekarang. Mungkin itu refleksi bagus juga, berupaya, dan kita tahu bahwa upaya itu kalau terlalu jauh pasti terhalang,” katanya.
Baca Juga: Menag Sebut Penembakan di Kantor MUI Kurang Memahami Agama
Padahal sebetulnya, upaya Mahfud MD yang dari awal bersih untuk mengungkap kasus Rp349 triliun seharusnya dijalankan. Akan tetapi diduga ada pihak-pihak yang kemudian bermain, sehingga keterungkapan menjadi terganjal.
“Tapi kita tahu kultur politik kita tetap diasuh oleh nepotisme, diasuh oleh feodalisme, diasuh oleh arogansi dan tukar tambah power. Jadi black market of justice pasar gelap kekuasaan ini yang yang mengintai kita setiap saat,” katanya.
Kendatipun diganjal atau kasus itu selesai di dalam kamar pejabat, Rocky Gerung tetap menilai bahwa publik sudah semakin pintar dengan permasalahan ini.
Dimana, rasa ketidakpercayaan publik terhadap kekuasaan bakal semakin meluas. Apalagi hal berkenaan dengan korupsi yang sangat digeramkan netizen di Tanah Air, tetapi tidak di-follow up secara hukum.
“Banyak orang jadi berpikir, mending kita pro pada keadilan jalanan, bisik-bisik di jalanan daripada nunggu kepastian hukum, dari ruang pengadilan.”
“Jadi sudah terbelah itu sebetulnya, dan kita anggap bahwa memang dalam ketiadaan, kepastian hukum, orang lebih percaya pada hasil investigasi netizen saat ini, karena itu membuktikan banyak hal,”kata Rocky Gerung soal transaksi janggal Rp349 triliun.***
Artikel Terkait
Pengaduan Dugaan Korupsi Dana BUMDes Jatigedong Dihentikan, LSM Jombang Lapor Kompolnas, Mabes Polri dan KPK
Mengenal Lebih Dekat MOCOSIK COM Situs Kreatif yang Menyediakan Berita Terbaru, Gaya Hidup dan Hiburan
Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Buka UKW Muda dan UKW Madya ke 8, Ini Jadwal dan Syaratnya
Presiden Jokowi Lepas Kontingen Indonesia Ikuti SEA Games ke 32 di Kamboja
Tim Olimpiade MAN 2 Kota Malang Raih Hasil Gemilang di Olimpiade Sains Nasional Tingkat Kota (OSN-K) Malang