Sari Yuliati: Memperkuat Pencegahan dan Penanganan TPPO untuk Melindungi Anak-Anak

photo author
- Jumat, 26 Mei 2023 | 14:24 WIB
Sari Yuliati, anggota Komisi III DPR RI, Menyoroti pentingnya konsistensi dalam upaya berantas TPPO oleh Polda NTB (dpr.go.id)
Sari Yuliati, anggota Komisi III DPR RI, Menyoroti pentingnya konsistensi dalam upaya berantas TPPO oleh Polda NTB (dpr.go.id)

MOCOSIK.COM - Dalam upaya memberantas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anggota Komisi III DPR RI, Sari Yuliati, menyoroti pentingnya konsistensi yang dijaga oleh Polda NTB.

Menurutnya, penanganan TPPO harus dilakukan secara menyeluruh, baik di hilir maupun di hulu.

Sari Yuliati menekankan kepada jajaran Kepolisian Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Polda NTB),agar tetap konsisten dalam upaya memberantas TPPO. Keberlanjutan dalam penanganan kasus ini menjadi hal yang sangat penting untuk menjamin keamanan masyarakat. 

Baca Juga: Ciptakan Inovasi Baru, Kemenkumham Jatim Resmi Lantik 34 Pejabat

Salah satu upaya pencegahan yang perlu diperkuat adalah pendekatan di hulu. Sari Yuliati menekankan pentingnya edukasi aktif dan advokasi kepada masyarakat agar mereka tidak terjebak dalam penawaran pekerjaan atau pendidikan di luar negeri yang ditawarkan oleh oknum tertentu.

"Kita harus mengatasi TPPO, terutama jika korban yang terjebak adalah anak-anak di bawah umur. Pencegahan dan penanganan kasus ini tidak hanya boleh dilakukan di tingkat hilir, tetapi juga di tingkat hulu. Kita juga harus memberikan advokasi kepada orang tua agar tidak terjebak oleh manipulasi oknum-oknum yang terlibat dalam TPPO,"ungkap Sari Yuliati, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, dalam wawancara dengan Parlementaria setelah pertemuan tim Kunjungan Kerja Komisi III dengan Polda NTB dan Kanwil Kemkumham NTB di Lombok, NTB, pada Kamis (25/5/2023).

Menurut Sari Yuliati, langkah ini penting karena masih terbatasnya pemahaman masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil.

"Perlu adanya upaya advokasi dan bimbingan yang kuat dari orang tua. Di daerah-daerah terpencil, kurangnya pendidikan orang tua membuat mereka lebih rentan terhadap rayuan dan tawaran uang yang sebenarnya tidak signifikan,"tambah Legislator Dapil NTB tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X