nasional

Densus 88 Selidiki Motif Terduga Teroris di Batu Malang yang Rakit Bom Terpovokasi Propaganda

Senin, 5 Agustus 2024 | 12:58 WIB
Densus 88 Antiteror Polri menyelidiki HOK (19), terduga teroris yang merakit bom di Batu Malang terpovokasi propaganda Daulah Islamiyah (Divisi Humas Polri)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM - Densus 88 Antiteror Polri masih terus menyelidiki HOK (19), terduga teroris yang merakit bom di Batu, Malang, Jawa Timur. Polri menduga, bahwa HOK terpovokasi propaganda Daulah Islamiyah melalui media sosial.

"Motif masih diselidiki. Dugaan sementara, karena terprovokasi propaganda Daulah Islamiyah secara online, melalui internet atau sosial media,"terang juru bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar pada Minggu (4/8/2024).

Baca Juga: Polri Sebut Pelaku Teroris yang Ditangkap Densus 88 di Batu Malang Sudah Berbaiat ke ISIS

Menurutnya, Pelaku HOK diamankan di Dusun Njeding, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu Malang, Jawa Timur pada Rabu (31/7/2024) malam. Remaja tersebut berencana melakukan aksi Bom Bunuh Diri tersebut di dua rumah ibadah di Malang.

"Remaja tersebut kerap mencari informasi di media sosial terkait Daulah Islamiyah, sehingga terprovokasi. Mulai dari belajar merakit bom, sampai berniat untuk melakukan aksi Bom Bunuh Diri,"ungkapnya.

Kombes Aswin Siregar mengatakan, bahwa Pelaku mengakses berbagai situs yang berisi anjuran-anjuran atau propaganda Daulah Islamiyah, kemudian yang bersangkutan juga mendapatkan informasi-informasi dari media sosial, sehingga muncul perasaan ingin melakukan Bom Bunuh Diri tersebut.

"Dari penangkapan HOK, Polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga merupakan bahan kimia pembuatan Bom. Termasuk bahan peledak berjenis triacetone triperoxide, alias TATP yang sangat berbahaya dan memiliki daya ledak tinggi (high explosive),"tutup Kombes Aswin Siregar.***

Tags

Terkini