JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso, Kabupaten Jombang menjadi sorotan publik.
Pasalnya, Diva (18) warga Kecamatan Plandaan salah satu pasien yang hendak melahirkan, ini mengalami kontraksi selama lebih dari 15 jam. Namun, diduga tidak mendapatkan penanganan medis yang layak dari RSUD Ploso.
Menurut keterangan Wiwin (35), ibu pasien, kontraksi pertama yang dialami anaknya sejak Selasa (13/5/2025), pukul 10.00 WIB pagi.
"Karena keterbatasan fasilitas di Puskesmas Plandaan, kemudian anak saya dirujuk ke RSUD Ploso sekitar pukul 21.00 WIB,"katanya, Rabu (14/5/2025).
Namun sangat disayangkan, hingga pukul 01.00 WIB, Diva belum juga mendapatkan penanganan medis secara layak dari RSUD Ploso.
Bahkan, Wiwin mengaku jika anaknya tersebut hanya mendapat arahan singkat dari salah satu perawat di RSUD Ploso, kemudian ditinggal tidur di ruang ganti bidan.
"Dari pagi anak saya sudah kontraksi. Setelah dirujuk ke RSUD Ploso, malah tidak segera ditangani. Saya panik karena sudah 15 jam kontraksi, tapi tidak ada yang menangani,"ujar Wiwin.
Ia juga menyayangkan sikap salah satu perawat yang merespons permintaan bantuan dengan nada tinggi. Bahkan, ruangan yang yang di tempati tidur tersebut dikunci, saat ia hendak meminta pertolongan.
"Seharusnya ada yang mengawasi kondisi anak saya saat akan melahirkan. Ini malah ditinggal tidur,"tambahnya dengan nada kesal.
Pantauan awak media di lokasi, menunjukkan meja pelayanan dan ruang jaga tampak kosong, tanpa kehadiran tenaga medis.
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran akan komitmen pelayanan 24 jam yang selama ini diklaim oleh pihak rumah sakit.