nasional

Prof Komaruddin Hidayat Resmi Pimpin Ketua Dewan Pers Periode 2025–2028

Minggu, 18 Mei 2025 | 20:52 WIB
Prof Komaruddin Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pers periode 2025–2028 menggantikan Ninik Rahayu (Dewan Pers)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM – Dewan Pers resmi memiliki kepengurusan baru untuk periode 2025–2028.

Dalam pemilihan yang digelar Rabu (14/5) di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Prof Komaruddin Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua menggantikan Ninik Rahayu.

Serah terima jabatan dilakukan secara simbolis melalui penyerahan buku laporan kinerja Dewan Pers 2022–2025 dari Ninik kepada Komaruddin.

Buku tersebut berjudul“Menjaga Kualitas Jurnalisme di Tahun-Tahun Menurunnya Indeks Kemerdekaan Pers", yang dinilai Komaruddin sebagai gambaran beratnya tantangan pers nasional ke depan.

"Judul buku ini mencerminkan realitas yang harus kita hadapi bersama. Menjaga kualitas jurnalisme di tengah menurunnya indeks kebebasan pers bukan tugas mudah,"terang Komaruddin Hidayat dalam sambutannya.

Komaruddin Hidayat, yang sebelumnya menjabat Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), menyampaikan bahwa selama sebulan terakhir dirinya sengaja“berpuasa”dari media sosial untuk menjaga kejernihan berpikir.

Baca Juga: Ketua DPR RI Sebut Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan

Namun ia menyadari, bahwa sebagai Ketua Dewan Pers, ia harus kembali aktif mengikuti arus informasi demi menjalankan tugasnya dengan baik.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat dan tokoh publik, seperti Menkominfo Meutya Viada Hafid, Ketua Komisi Yudisial Amzulian Rifai, Wamen PPPA Veronica Tan, serta Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho.

Ninik Rahayu, dalam pidato perpisahannya, mengingatkan pentingnya meneruskan gagasan mendiang Prof Azyumardi Azra, mantan Ketua Dewan Pers.

Adapun empat gagasan utama yang diwariskan Azyumardi adalah:

• Menjadikan Dewan Pers mitra kritis pemerintah
• Memperjuangkan kemerdekaan pers
• Meningkatkan kualitas jurnalisme
• Memikirkan kesejahteraan wartawan.

"Kerja kami memang belum bisa disebut sepenuhnya berhasil, tapi juga bukan kegagalan,"ujar Ninik menutup sambutannya.

Halaman:

Tags

Terkini