nasional

Bersama Pemimpin ASEAN, Prabowo Teken Langkah Strategis dalam Deklarasi Kuala Lumpur

Selasa, 27 Mei 2025 | 16:00 WIB
Prabowo Subianto KTT ke 46 ASEAN di KLCC bersama para kepala negara ASEAN menandatangani Deklarasi Kuala Lumpur (Promedia Teknologi Indonesia)

Deklarasi ini juga menyoroti perlunya tata kelola bersama dalam menghadapi disrupsi teknologi, fragmentasi ekonomi global, serta perubahan iklim. Inovasi diakui sebagai peluang, namun juga perlu dikelola bersama agar tidak memperlebar kesenjangan sosial dan ekonomi.

4. Memperkuat Kepercayaan dan Solidaritas Kawasan

Dokumen ini menekankan pentingnya solidaritas regional dan kepercayaan sebagai fondasi utama dalam menghadapi tantangan geopolitik. Visi 2045 disebut sebagai visi yang "berpijak pada realisme, digerakkan oleh tekad, dan dimungkinkan oleh kepercayaan."

5. Melanjutkan Warisan Visi Komunitas ASEAN 2025

Kuala Lumpur Declaration menjadi kelanjutan dari ASEAN Community Vision 2025 yang diluncurkan saat Malaysia menjadi ketua ASEAN pada 2015. Visi 2045 ini bertujuan memperdalam integrasi di tiga pilar utama ASEAN: politik-keamanan, ekonomi, dan sosial-budaya.

6. Meningkatkan Peran ASEAN sebagai Poros Stabilitas Global

ASEAN juga memperkuat tekad untuk menjadi jangkar stabilitas dan pusat pertumbuhan ekonomi di tengah ketidakpastian tatanan dunia. Kerja sama lintas kawasan, seperti dengan GCC (Gulf Cooperation Council) dan Tiongkok, akan terus diperluas dalam semangat kemitraan yang setara dan saling menguntungkan. 

Baca Juga: Prabowo Ultimatum Pejabat yang Persulit Regulasi: Akan Saya Copot

7. Membangun Tata Kelola Digital dan Ekonomi Masa Depan

Menyadari pentingnya transformasi digital, deklarasi mendorong kerja sama dalam pengembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan ekonomi digital secara inklusif, beretika, dan berkelanjutan.

8. Mendorong Kepemimpinan Pemuda dan Keterlibatan Masyarakat Sipil

Dalam semangat keterlibatan multipihak, ASEAN mengafirmasi peran penting generasi muda, parlemen, komunitas bisnis, dan masyarakat sipil dalam pembangunan kawasan yang partisipatif dan responsif terhadap aspirasi rakyat.

Deklarasi ini menjadi simbol komitmen ASEAN dalam membangun masa depan yang tidak hanya menjawab tantangan hari ini, tetapi juga membentuk generasi yang akan datang dengan fondasi yang kuat.

Sebagaimana diungkap Anwar Ibrahim dalam pidatonya.

"Mari kita bergerak maju dengan kejernihan visi, keteguhan tujuan, dan persatuan kehendak untuk membangun ASEAN yang menjadi warisan terbaik bagi generasi mendatang,".***

Halaman:

Tags

Terkini