nasional

Bupati Nganjuk Lantik 4 Pejabat Baru, Tegaskan Nol Rupiah Tanpa Jual Beli Jabatan

Jumat, 13 Juni 2025 | 16:00 WIB
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi melantik empat pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) (nganjukkab.go.id)

 

NGANJUK, MOCOSIK.COM – Setelah sempat tertunda, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi akhirnya melantik empat pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemkab Nganjuk pada Kamis, (12/6/2025).

Pelantikan digelar seusai momen Boyong Natapraja dan dihadiri Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Kang Marhaen sapaan akrab Bupati Nganjuk menegaskan, bahwa rotasi ini merupakan langkah strategis dalam menyegarkan birokrasi dan memperkuat tata kelola pemerintahan.

"Ini bagian dari reformasi birokrasi. Penempatan pejabat ini bukan hanya untuk mengisi kekosongan, tapi untuk mempercepat pelayanan publik agar lebih responsif dan berpihak pada rakyat,"terangnya.

Baca Juga: Job Fair Nganjuk 2025 Digelar, Ribuan Lowongan Kerja Tersedia

Empat pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka yang diumumkan panitia seleksi (pansel) pada Februari 2025 lalu.

Dengan pelantikan ini, sejumlah jabatan strategis yang sebelumnya hanya dijabat pelaksana tugas (Plt) kini resmi terisi oleh pejabat definitif.

Berikut Daftar Pejabat yang Dilantik:

• Mashudi Nurul Huda, S.STP., MM sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan
• Ida Shobihatin, AP., M.Si sebagai Kepala Dinas Pertanian
• Yanto, S.E., MM sebagai Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Nganjuk
• Sutomo, S.Sos., MM sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)

Kang Marhaen menekankan bahwa jabatan adalah amanah, bukan sekadar simbol kekuasaan.

"Jabatan bukan prestise, tapi tanggung jawab yang harus dijalankan dengan integritas, keberanian, dan semangat pelayanan,"katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun tim kerja yang profesional, bersih, dan mampu menjawab tantangan zaman. Terlebih, semua proses seleksi hingga pelantikan dilakukan secara transparan dan tanpa pungutan.

"Pelantikan ini nol rupiah. Tidak ada jual beli jabatan. Ini bukti komitmen kita terhadap pemerintahan yang bersih dan berintegritas,"tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini