Gus Ipul meminta maaf kepada KPM yang belum menerima bansos akibat keterlambatan proses tersebut. Ia menegaskan, bahwa bantuan tidak akan hangus, melainkan akan tetap dicairkan setelah proses Burekol selesai.
"Mohon pengertian masyarakat. Kami terus berkoordinasi dengan Himbara agar penyaluran bisa segera sampai ke tangan penerima. Insya Allah, ke depan datanya makin akurat dan penyaluran makin lancar,"tegasnya.
Menteri Sosial juga menekankan pentingnya akurasi data, terutama setelah Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menggantikan DTKS sebagai basis penyaluran bansos, yang juga menjadi faktor munculnya penerima baru.***