"Saya berharap dengan sinergi Pemerintah Pusat, Provinsi, Daerah, dunia usaha, serta masyarakat, penanganan persoalan lingkungan di Jombang bisa semakin optimal dan berkelanjutan,"ujar Warsubi.
Rahmat Hutama mewakili PGN menegaskan, program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan. Melalui program CSR bertajuk
"Kampung Pangan Bersinar, Berwawasan Lingkungan, Sejahtera, dan Tenar,”PGN tidak hanya membangun IPAL, tetapi juga menyediakan kolam fitoremediasi dan mendorong peralihan dari bahan bakar kayu ke energi yang lebih ramah lingkungan,"tegasnya.
Selain itu, PGN juga menyiapkan program pemberdayaan sosial, mulai dari penguatan koperasi hingga pengembangan produk olahan tahu agar memberi nilai tambah secara ekonomi.
Pembangunan IPAL ini ditargetkan rampung dalam enam bulan ke depan. Tidak hanya menyelesaikan masalah teknis pengolahan limbah, kehadirannya diharapkan membawa manfaat bagi keberlanjutan lingkungan, kesehatan masyarakat, hingga keharmonisan antara pemerintah, pelaku usaha, dan warga.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan penanaman pohon simbolis, kunjungan ke UMKM pengolahan tahu, serta dialog dengan para perajin.
Para tamu undangan juga berkesempatan menikmati beragam olahan khas Jombang berbahan dasar tahu, seperti tahu susu, tahu gejrot, tahu bakso, hingga tahu walik.***